10 Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi
(Daging Ayam, Sumber Foto: pexels*com)

10 Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

Diposting pada

Kesehatan – Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari penderita hipertensi karena dampak buruk yang akan ditimbulkan jika mereka mengkonsumsinya. Jenis makanan tersebut bisa merusak kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Bagi penderita hipertensi, selain mencari cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami, Anda juga harus memperhatikan beberapa makanan yang Anda konsumsi.

Bisa jadi makanan tersebut memberikan dampak negatif terhadap penyakit hipertensi Anda atau bahkan mungkin terhadap kesehatan Anda secara keseluruhan.

Di Amerika, hampir sepertiga penduduknya memiliki masalah hipertensi dan sepertiga lainnya prehipertensi.

Apa itu prehipertensi?

Prehipertensi adalah sebuah kondisi dimana seseorang memiliki tekanan darah yang cukup tinggi dan berada diatas normal, tetapi tidak terlalu tinggi untuk didiagnosa sebagai penyakit hipertensi.

Penyebab semua ini adalah makanan. Hal ini diperkuat dengan sebuah penelitian yang menunjukan bahwa kita bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengkonsumi makanan sehat setiap hari.

Oleh karena itu, makanan menjadi faktor utama penyebab berbagai macam masalah kesehatan termasuk penyakit tekanan darah tinggi ini.

Ada beberapa rekomendasi makanan penurun tekanan darah tinggi secara alami, ada pula makanan yang harus dihindari untuk dikonsumsi.

Namun, pada intinya kita harus menghindari berbagai macam makanan yang memiliki kandungan garam atau sodium yang terlalu tinggi. Ini akan merangsang tekanan darah Anda semakin tinggi.

Seperti yang kita ketahui bahwa tekanan darah tinggi bisa memicu penyakit lainnya seperti stroke dan serangan jantung.

Di Indonesia saja sudah terdapat sekitar 500.000 orang dengan kasus stroke dan sekitar 12.500 lainnya meninggal dunia karena penyakit tersebut.

Jadi, hipertensi bisa menjadi akar permasalahan kesehatan tubuh dan kita harus mengkontrolnya dengan makanan yang kita konsumsi.

Di artikel sebelumnya, saya sudah membahas tentang 10 makanan penurun tekanan darah tinggi secara alami.

Sekarang, saya akan membahas 10 makanan yang harus dihindari penderita hipertensi.

10 Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

10 Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi
(Daging Ayam, Sumber Foto: pexels*com)

Setidaknya ada 10 makanan yang harus dihindari penderita hipertensi. Makanan ini sangat banyak sekali digemari oleh masyarakat tetapi ternyata memiliki dampak negatif bagi penderita hipertensi.

Tentu saja, makanan yang harus dihindari ini memiliki kandungan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita tekanan darah tinggi. Biasanya makanan ini memiliki kandungan sodium atau garam yang cukup tinggi.

1. Garam

Garam atau sodium merupakan musuh utama dari penderita tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Hal ini karena garam dan sodium bisa memperburuk kondisi kedua penyakit tersebut jika kita mengkonsumsinya dalam jumlah yang cukup tinggi.

Ada batasan jumlah garam atau sodium yang harus dikonsumsi.

Sebuah lembaga, The Dietary Guidelines for Americans, menyarankan bahwa penderita hipertensi dan juga prehipertensi harus membatasi asupan sodium setiap harinya yaitu sekitar 1.500 miligram.

Pada kenyataannya sekarang, orang-orang mengkonsumsi sodium dua kali lipat dari jumlah yang disarankan atau sekitar 3.400 miligram setiap harinya.

Selain itu, sekitar 75% kandungan sodium bisa kita temukan di makanan-makanan kaleng atau makanan-makanan yang dibungkus.

2. Daging

Daging yang saya maksud disini bisa berupa daging ayam atau daging sapi yang sudah diproses menjadi produk daging lainnya.

Biasanya daging seperti ini diproses, dibumbui dan diobati dengan garam.

Dua ons saja dari daging yang sudah diproses ini bisa memberikan kandungan sodium sebesar 600 miligram atau bahkan lebih.

Jika Anda konsumsi daging ini dengan menambahkan roti, keju, bumbu dan acar, maka Anda telah membuat “jebakan” sodium Anda sendiri.

Jadi, sebagai solusi Anda sebaiknya menghindari membeli daging yang sudah dproses di supermarket.

Lebih baik Anda membeli daging di pasar tradisional dan memotong serta memproses ayam sendiri.

3. Pizza

Semua jenis pizza bisa memberikan dampak buruk bagi penderita hipertensi. Hal ini karena pizza memiliki kandungan sodium yang cukup tinggi.

Sebuah kombinasi antara keju, daging yang diproses, saus tomat, dan roti bisa meningkatkan kandungan sodium pada pizza.

Pizza biasanya diproses dengan menggunakan banyak garam untuk memberikan rasa yang gurih dan konstan.

Seperenam pizza yang kita makan bisa mengandung sodium sekitar 1.000 miligram bahkan bisa lebih.

Semakin tebal pizza dan semakin banyak topping, semaking tinggi pula jumlah kandungan sodium yang Anda dapatkan.

4. Acar

Acar yang saya maksud disini adalah acar seperti acar mentimun.

Acar tentu saja dibuat dengan menggunakan cairan garam. Hal ini karena garam bisa menghentikan pembusukan pada sayuran tersebut sehingga masih bisa dikonsumsi walaupun sudah dalam jangka waktu yang cukup lama.

Namun, semakin lama sayuran tersebut berada pada cairan garam tersebut, maka semakin tinggi pula kandungan yang diserap olehnya.

Sehingga menjadikannya sebagai makanan yang sangat berbahaya bagi penderita hipertensi.

Satu sendok acar mentimun bisa mengandung sekitar 300 miligram sodium bahkan lebih.

5. Sup Kalengan

Sekarang hampir semua makanan serba praktis, dikemas sedemikian rupa dalam kaleng. Hal yang Anda harus lakukan hanyalah membuka kaleng kemudian menghangatkannya dan makananpun siap disajikan.

Salah satu produknya adalah sup kalengan.

Memang produk seperti ini sederhana dan mudah untuk disiapkan, khusunya jika Anda sudah terlalu lapar ataupun tidak enak badan sehingga malas memasak.

Akan tetapi, sup kalengan seperti ini biasanya dipenuhi dengan kandungan sodium yang cukup tinggi.

Sup kalengan seperti ini bisa mengandung sekitar 890 miligram sodium atau lebih dalam satu kali penyajian.

Satu kali penyajian biasanya sekitar setengah kaleng, jika Anda mengkonsumsi satu kaleng maka Anda sudah mengkonsumsi sekitar 2.225 miligram sodium.

Ada beberapa produk yang memiliki kandungan sodium lebih rendah. Namun, untuk solusi terbaik, sebaiknya Anda membuat sendiri sup dengan resep yang tetap menjaga penggunaan garam.

6. Produk Tomat Botol atau Kalengan

Produk olahan tomat merupakan suatu problematika bagi Anda penderita hipertensi. Hal ini karena produk olahan tomat ini banyak mengandung sodium yang sangat harus dihindari oleh para penderita tekanan darah tinggi.

Beberapa contoh produk tomat olahan seperti saus tomat botol ataupun kaleng, saus pasta, dan juga jus tomat merupakan produk tomat olahan yang memiliki kandungan sodium yang sangat berbahaya bagi penderita hipertensi.

Setengah cangkir penyajian saus pasta memiliki kandungan sodium sebanyak lebih dari 450 miligram sodium.

Satu cangkir jus tomat bahkan memiliki kandungan sodium yang lebih besar yaitu sekitar 650 miligram.

Masih ada pilihan untuk memilih produk olahan tomat yang memiliki kandungan rendah sodium.

Namun, akan lebih baik, jika Anda mengurangi atau bahkan berhenti mengkonsumsi berbagai macam produk olahan tomat ini.

7. Gula

Mungkin yang Anda tahu bahwa terlalu banyak asupan gula ke dalam tubuh bisa menyebabkan obesitas ataupun penyakit diabetes.

Namun, tahukan Anda ternyata asupan gula yang terlalu banyak juga bisa menyebabkan penyakit darah tinggi.

Gula, khususnya minuman manis yang berbahan gula, memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap meningkatnya resiko kelebihan berat badan atau obesitas.

Dan tekanan darah tinggi atau hipertensi biasanya lebih umum dimiliki oleh orang yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas.

Oleh karena itu, gula memiliki peran dalam menyebabkan tekanan darah tinggi.

Pada saat ini, USDA tidak memberikan rekomendasi untuk membatasi asupan gula, tapi Asosiasi Jantung Amerika memberikan batasan asupan gula.

Mereka merekomendasikan para wanita untuk membatasi asupan gula sebesar 6 sendok makan atau sekitar 24 gram setiap hari.

Sedangkan, untuk para lelaki, mereka memberikan batasan sebesar 9 sendok makan gula setiap hari atau sekitar 36 gram.

Dengan hal ini, jelas sekali bahwa kita sebaiknya membatasi asupan gula yang kita konsumsi.

Cobalah untuk mengkontrol makanan manis yang Anda makan, karena biasanya makanan manis memiliki kandungan gulan yang cukup tinggi.

8. Kulit Ayam

Penderita hipertensi sangat dianjurkan untuk menghindari lemak jenuh dan lemak trans pada makanan yang mereka konsumsi.

Kulit ayam memang menjadi bagian ayam yang paling favorit bagi setiap orang. Rasanya unik dan enak.

Tapi tahukah Anda bahwa kulit ayam memiliki dampak negatif terhadap kesehatan tubuh kita?

Kulit ayam merupakan makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi. Begitu juga dengan produk susu tinggi lemak, daging merah, dan juga mentega.

Semua jenis makanan tersebut memiliki lemak jenuh yang tinggi yang tidak sehat untuk tubuh kita.

Sedangkan lemak trans diproduksi oleh proses yang disebut hidrogenasi, sebuah proses dimana minyak cair yang bercampur dengan udara sehingga membentuk minyak padat.

Lemak trans secara alami bisa kita temukan pada sebagian kecil lemak daging dan produk susu.

Namun, kontributor terbesar dari lemak trans adalah makanan yang dibungkus dan diproses karena telah mengalami proses hidrogenasi.

Mengkonsumsi terlalu banyak lemak trans dan lemak tak jenuh bisa meningkatkan tingkat HDL atau lemak jahat dalam tubuh kita.

Dan tingkat Lemak HDL yang tinggi bisa memperparah Hipertensi Anda dan mungkin bisa memicu penyakit jantung koroner atau serangan jantung.

Oleh karena itu, kurangilah atau batasilah makanan berlemak yang Anda konsumsi setiap hari termasuk kulit ayam.

9. Kopi

Kopi merupakan minuman yang sangat populer di dunia termasuk Indonesia. Hampir semua gender biasa menikmati minuman yang satu ini.

Indonesia merupakan salah satu penghasil kopi terbesar di dunia sehingga Indonesia memiliki berbagai macam jenis dan berbagai macam produk kopi.

Hal ini ditambah lagi dengan kebiasan masyarakat Indonesia yang suka minum kopi di pagi hari.

Mungkin Anda salah satunya.

Akan tetapi, para ahli sangat merekomendasikan orang yang memiliki tekanan darah tinggi atau penderita hipertensi dan prehipertensi untuk berhenti meminum kopi.

Kopi memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi.

Dengan kandungan kafeinnya, secangkir kopi di pagi hari bisa meningkatkan tekanan darah tinggi sementara.

Akan tetapi, jika Anda merupakan peminum kopi secara rutin, maka hal ini bisa berkontrtibusi besar terhadap tekanan darah tinggi Anda.

Pada kenyataanya, minuman berkafein, termasuk soda dan juga teh berkafein, bisa meningkatkan resiko terkenan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Jadi, mulai sekarang tinggalkan kebiasaan Anda meminum kopi di pagi hari. Apalagi jika mengkombinasikannya dengan makanan berlemak seperti gorengan.

Ini merupakan kombinasi yang bagus antara kopi dan makanan berlemak untuk membawa Anda kepada penyakit hipertensi.

10. Alkohol

Alkohol memang sama sekali tidak memiliki manfaat kesehatan untuk tubuh kita. Sayang sekali jika Anda memiliki kebiasaan meminum alkohol.

Mungkin sebagian orang berpendapat bahwa meminum sedikit alkohol bisa menurunkan tekanan darah. Akan tetapi, jika Anda mengkonsumsinya secara berlebih, alkohol bisa meningkatkan tekanan darah.

Tidak hanya itu, meminum alkohol bisa meningkatkan resiko terkena berbagai macam jenis kanker, bahkan bagi orang yang hanya sesekali saja meminum alkohol.

Berdasarkan “The Mayo Clinic”, meminum 3 gelas alkohol bisa memicu tekanan darah tinggi sementara. Meminum alkohol secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang bisa menimbulkan masalah tekanan darah tinggi.

Selain itu, alkohol bisa mencegah reaksi obat-obatan penurun tekanan darah yang mungkin Anda konsumsi.

Lebih jauh lagi ternyata alkohol memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi sehingga bisa membuat Anda menjadi obesitas.

Dan orang yang obesitas cenderung memiliki masalah tekanan darah tinggi.

Lengkaplah sudah masalah yang ditimbulkan jika Anda seorang peminum minuman beralkohol.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin menjalani hidup yang lebih sehat, jauhilah minuman berlalkohol karena sudah jelas dampak negatif nya untuk kesehatan Anda.

Kesimpulan

Penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi harus selalu berhati-hati dalam memilih makanan untuk dikonsumsi.

Karena dari makananlah semua masalah itu ditimbulkan.

Pada intinya, sodium atau garam merupakan penjahat yang nyata bagi penderita hipertensi. Anda harus menghindari makanan yang mengandung terlalu banyak sodium.

Ada beberapa makanan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi secara alami, tetapi Anda juga harus mengetahui tentang makanan yang harus dihindari penderita hipertensi.

Sehingga kombinasi pengetahuan ini bisa menjadi alternatif cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami bagi Anda.

Ingatlah bahwa alami itu lebih baik daripada kita menggunakan obat-obatan berbahan kimia berbahaya.

Mudah-mudahan penjelasan saya mengenai makanan yang harus dihindari penderita hipertensi ini bisa membantu Anda yang memiliki masalah tekanan darah tinggi.

Jika Anda berpikit artikel ini bermanfaat, tolong di share ya.

(Visited 57 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar
Hai.. Saya Dindin Hendra. Saya adalah seorang Suami, Ayah, Guru Bahasa Inggris dan juga Blogger. Semoga semua informasi yang saya tulis bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat Membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.