Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami Selama Kehamilan
(Hamil dengan kondisi Hipertensi, Sumber Foto: comstock*com)

Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami Selama Kehamilan

Diposting pada

Kesehatan – Jika Anda sedang hamil dengan kondisi hipertensi, maka mencari cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami selama kehamilan merupakan suatu keharusan.

Jika tidak, hipertensi akan membahayakan kesehatan ibu hamil itu sendiri maupun kesehatan janin.

Janin bisa lahir terlalu awal ataupun terlalu kecil. Sedangkan, sang ibu bisa mengalami kegagalan ginjal, jantung dan organ tubuh lainnya.

Bahkan sebuah kondisi yang sangat berat seperti preeclampsia atau toxemia kehamilan bisa saja terjadi.

Preeclampsia atau toxemia merupakan kondisi dimana darah sudah terkontaminasi oleh zat-zat racun berbahaya.

Jangan sampai Anda mengalami hal ini selama kehamilan.

Berdasarkan Asosiasi Kehamilan Amerika, tekanan darah tinggi mempengaruhi sekitar 6 sampai 8 % wanita hamil di Amerika.

Jika tekanan darah Anda mencapai angka systolic 140 mm Hg (angka tertinggi) atau 90 mm Hg (angka terendah), maka sudah dipastikan bahwa Anda mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Beberapa resiko yang ditimbulkan oleh hipertensi selama kehamilan seperti kelebihan berat badan, memiliki penyakit kronis, dan juga pola makan yang tidak sehat.

Selain itu, hipertensi selama kehamilan bisa membawa penderita mengalami suatu komplikasi diantaranya yang sudah saya sebutkan sebelumnya yaitu berat badan bayi yang kecil, penyakit ginjal, kelahiran prematur, dan juga preeclampsia.

Dengan segudang masalah yang ditimbulkan ini, Anda seharusnya cepat mengambil langkah atau cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami selama kehamilan.

2 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami Selama Kehamilan

Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami Selama Kehamilan
(Hamil dengan kondisi Hipertensi, Sumber Foto: comstock*com)

Sebenarnya, terdapat 2 cara alami yang bisa kita lakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi selama kehamilan.

Kedua cara ini merupakan cara yang sangat sederhana namun memiliki pengaruh yang cukup luar biasa terhadap kesehatan ibu dan bayi.

Seperti yang dilansir oleh WikiHow, ada 2 metode atau cara alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi seorang pasien.

Metode atau cara ini saya jelaskan pada pembahasan dibawah ini.

Menurunkan Tekanan Darah Dengan Metode Pilihan Gaya Hidup

Tekanan darah tinggi bisa timbul karena gaya hidup yang cenderung tidak sehat. Oleh karena itu, memperbaiki atau mengubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat merupakan hal yang perlu dilakukan terutama oleh ibu hamil.

Berikut metode pilihan gaya hidup yang bisa kita lakukan selama kehamilan untuk menurunkan tekanan darah tinggi Anda.

1. Terus Bergerak/Olahraga

Kehamilan bukan merupakan penghalang bagi Anda untuk melakukan olahraga. Dengan olahraga kita bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang dibutuhkan selama masa kehamilan.

Namun, tentu saja, tidak semua jenis olahraga bisa dilakukan oleh ibu hamil. Ada batasan terhadap jenis olahraga yang bisa dilakukan selama kehamilan.

Dengan olahraga pula tubuh kita akan aktif bergerak. Hal ini karena justru ibu hamil yang tidak aktif memiliki resiko mengalami hipertensi yang lebih tinggi dibanding mereka yang sering melakukan olahraga.

Jadi, bagi Anda yang sedang hamil atau sedang berencana hamil, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter Anda bagaimana untuk memulai program olahraga terbaik untuk ibu hamil.

Sebagai saran, cobalah untuk berolahrag minimal 30 menit setiap hari atau beberapa hari dalam seminggu.

Jika Anda masih baru memulai, cobalah untuk memilih olahraga yang memiliki intensitas rendah seperti berjalan kaki ataupun berenang.

Dan selalu konsultasikan kepada dokter setiap kali Anda akan memulai melakukan olahraga tertentu, tanyakan kepadanya apakah olahraga yang akan Anda lakukan aman untuk Anda dan janin.

2. Kontrol Berat Badan

Memiliki kelebihan berat badan merupakan resiko yang ditimbulkan oleh hipertensi selama masa kehamilan.

Oleh karena itu, Anda harus menjaga pertumbuhan berat badan selama kehamilan dengan batas pertumbuhan yang sehat.

Makanan yang tepat dan olahraga teratur adalah cara yang tepat untuk mengatur berat badan Anda.

Jangan sampai Anda mengalami Preeclampsia karena Preeclampsia memiliki hubungan erat antara hipertensi dan pertumbuhan berat badan selama kehamilan.

Jadi, sangat penting sekali bagi Anda untuk tidak menambah berat badan terlalu berlebihan dan juga terlalu cepat.

Ini karena Preeclampsia bisa membawa Anda memiliki masalah ginjal dan hati untuk sang ibu hamil dan masalah komplikasi penyakit bagi janin yang dikandung.

Selain itu, kelebihan berat badan saat hamil juga meningkatkan resiko masalah kesehatan lainnya seperti sakit punggung, kelelahan, kram kaki, sembelit, diabetes pada bayi, rasa panas pada perut, dan sakit tulang sendi.

3. Kurangi Stress

Stress bisa meningkatkan tekanan darah. Dan hal ini terjadi tidak hanya bagi seorang ibu hamil, siapa saja yang memiliki kondisi stress akan meningkatkan resiko untuk mengalami tekanan darah tinggi.

Cobalah untuk menghilangkan hal-hal yang bisa menimbulkan stress selama masa kehamilan.

Seperti contohnya jangan bekerja secara berlebihan ketika sedang hamil. Jika Anda bekerja 41 jam dalam seminggu atau lebih, itu akan meningkatkan resiko hipertensi.

Anda bisa melakukan beberapa hal seperti meditasi, yoga atau sholat bagi Anda yang muslim. Hal tersebut bisa membawa ketenangan terhadap pikiran dan tubuh Anda dan membantu menurunkan tingkat stress Anda.

4. Coba Mengatur Pernapasan

Beberapa teknik pernapasan seperti teknik pernapasan diafragma memiliki khasiat yang luar biasa. Teknik tersebut bisa membantu Anda menenangkan pikiran dan tubuh serta menghilangkan stress.

Selain itu, dengan melibatkan diafragma, Anda bisa membuat pernapasan menjadi lebih berenergi dan mengurangi ketegangan otot terhadap otot lainnya di daerah leher dan dada.

Cobalah untuk berbaring dengan nyaman atau duduk diatas kursi. Jika Anda memilih untuk berbaring, letakan bantal kecil dibawah lutut untuk membuat kaki sedikit melengkung.

Agar bisa merasakan bahwa diafragma Anda bergerak, letakkan kedua tangan di dada dan dibawah tulang rusuk.

Kemudian hirup secara perlahan melalui hidung sehingga Anda bisa merasakan dada Anda mengembang.

Selanjutnya hembuskan secara perlahan pula melalui mulut sambil menghitung dari satu sampai lima dengan mengencangkan otot perut.

Ulangi dan terus atur pernapasan Anda secara teratur dan perlahan.

Dengan melakukan hal ini secara rutin, Anda akan mendapatkan hasil yang diinginkan dimana tekanan darah akan berangsur turun.

5. Mendengarkan Musik

Beberapa penelitian menunjukan bahwa mendengarkan jenis musik yang tepat sambil bernapas secara perlahan selama kurang lebih 30 menit sehari bisa menurunkan tekanan darah.

Jadi, mulailah untuk mendengarkan musik yang tenang dan santai seperti lagu-lagu klasik. Apalagi jika Anda memiliki musik favorit yang menginspirasi dan membuat Anda santai, maka dengarkanlah musik itu.

Selain itu, musik klasik memiliki dampak positif bagi perkembangan otak bayi.

Namun, hindarilah untuk mendengarkan musik yang cepat dan keras seperti musik rock, pop dan heavy metal karena jenis musik ini memiliki dampak yang bertolak belakang terhadap tekanan darah Anda.

6. Perhatikan Obat Yang Anda Konsumsi

Ibu hamil terkadang memiliki masalah kesehatan lainnya selama kehamilan dan dokter pasti memberikan obat untuk hal itu.

Pastikan Anda membicarakan atau berkonsultasi tentang obat yang akan Anda konsumsi. Apakah obat tersebut aman untuk Anda dan janin atau tidak.

Karena sebagian besar obat pasti memiliki efek samping, dan biasanya ada beberapa jenis obat yang bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi penderita hipertensi.

7. Berhenti Merokok

Merokok saat hamil sangat tidak dianjurkan karena sangat berbahaya bagi perkembangan janin.

Selain itu, merokok bisa meningkatkan tekanan darah Anda.

Jadi, jika Anda perokok berat dan kemudian hamil, Anda harus segera menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Walaupun sebenarnya berhenti merokok merupakan hal yang sangat bagus untuk dilakukan demi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Bicarakan dengan dokter Anda bagaimana atau metode apa yang aman bagi Anda dan bayi bisa lakukan agar Anda berhenti dari merokok.

Menurunkan Tekanan Darah Dengan Metode Makanan

Selain metode yang telah saya bahas diatas, yaitu metode pilihan gaya hidup sehat, Anda juga bisa melakukan metode atau cara lain untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Salah satu cara alami yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah dengan metode makanan.

Pola makan atau makanan memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap hipertensi apalagi jika Anda sedang ada dalam masa kehamilan.

Tentu saja, Anda harus sangat memperhatikan makanan atau asupan apa saja yang masuk ke dalam tubuh.

1. Hindari Garam dan Makanan Tinggi Sodium

Walapun tubuh memerlukan sodium dalam jumlah yang sedikit, mengkonsumsi terlalu banyak sodium memiliki dampak kesehatan yang buruk bagi tubuh Anda.

Ini bisa meningkatkan resiko terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan jug stroke.

Jika menderita tekanan darah tinggi, lakukanlah langkah-langkah yang bisa mengurangi asupan sodium ke dalam tubuh.

Jangan menambahkan garam pada makanan ketika sedang memasak. Gunakanlah alternatif bumbu lain seperti lemon, lada atau merica, dan herbal segar.

Cucilah makanan kaleng yang Anda beli sampai bersih untuk menghilangkan kandungan sodium pada makanan tersebut.

Sebaiknya Anda membeli makanan yang memiliki label rendah sodium ataupun bebas sodium.

Hindarilah untuk mengkonsumsi beberapa makanan seperti biscuit crackers, makanan yang digoreng, makan yang dipanggang, yang biasanya memiliki kandungan sodium yang cukup tinggi.

Dan juga sebaiknya hentikan kebiasaan Anda untuk mengkonsumsi makanan cepat saji di restauran. Namun jika terpaksa, mintalah kepada pihak restoran untuk mengurangi jumlah sodium pada makanan yang Anda pesan.

2. Konsumsi Gandum Utuh

Gandum utuh memang sangat luar biasa, memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh.

Penelitian menunjukan bahwa gandum utuh kaya kan serat dan menambahkan gandum utuh pada menu makanan Anda setiap hari bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menyajikan 6 sampai 8 kali penyajian gandum utuh setiap hari agar Anda terhindar dari hipertensi.

Jika sebelumnya Anda mengkonsumsi gandum halus, maka beralihlah kepada gandum utuh. Atau Anda juga bisa menambahkan beras merah, pasta gandum utuh, dan roti gandum utuh.

3. Konsumsi Makanan Tinggi Potasium

Mengkonsumi makanan kaya akan potasium seharusnya menjadi bagian dari manajemen makanan hipertensi Anda. Karena makan dengan kandungan potasium yang cukup tinggi bisa membantu Anda menurunkan tekanan darah tinggi.

Beberapa makanan yang bisa Anda tambahkan pada menu makanan Anda setiap hari, karena kandungan potasiumnya yang cukup tinggi, seperti ubi manis, tomat, buncis, jus jeruk, pisang, kacang polong, kentang, buah-buahan kering, melon, dan juga belewah.

Jagalah asupan potasium Anda dalam batasan yang sedang yaitu antara 2000 sampai 4000 mg per hari.

4. Nikmati Dark Chocolate

Siapa yang tidak kenal dan tidak suka dengan makanan ini. Pasti semua orang suka dengan dark chocolate.

Dan ternyata mengkonsumsi dark chocolate bisa menjadi cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami yang bisa Anda lakukan dengan mudah.

Walaupun sebenarnya rasanya tidak terlalu manis karena kandungan kokoa nya yang lebih besar dan rendah gula.

Berdasarkan penelitian klinis menunjukan bahwa dark chocolate bisa membantu Anda menurunkan tekanan darah tinggi.

Dark chocolate juga tinggi akan kalori jadi pastikan Anda untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan setiap harinya.

Anda cukup konsumsi sekitar setengah ons per hari yang memiliki kandungan kokoa sebesar 70%.

5. Hindari Alkhohol dan Minuman Berkafein

Minuman beralkohol dan berkafein memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan Anda dan juga kesehatan janin selama masa kehamilan.

Jadi, Anda sebaiknya menghindari kedua jenis minuman tersebut, terutama jika Anda memiliki masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Meminum minuman berkafein selama masa kehamilan bisa menimbulkan penurunan aliran darah di placenta dan meningkatkan resiko keguguran.

Walaupun ada beberapa penilitian yang berkata lain tentang dampak minuman berkafein selama masa kehamilan, akan tetapi lebih bagus jika Anda memilih untuk menghindari mengkonsumsi minuman berkafein.

Mengkonsumsi minuman beralkohol tinggi diketahui bisa meningkatkan tekanan darah dan diketahui juga memiliki dampak negatif terhadap kesehatan janin.

Mungkin hal ini pulalah, agama melarang kita untuk meminum minuman beralkohol.

6. Mulai Konsumsi Kedelai dan Susu Rendah Lemak

Sebuah penelitian menunjukan bahwa tekanan darah systolic bisa menurun jika Anda menambahkan makanan-makanan seperti ini pada menu makan Anda setiap hari.

Anda sebaiknya mengganti susu Anda menjadi susu rendah lemak atau susu bebas lemak untuk dikonsumsi. Selain itu, keju lembut dan juga yogurt juga merupakan pilihan yang bagus.

Jika Anda alergi dengan susu sapi, cobalah untuk mencari alternatif susu lainnya seperti almond, kelapa, dan susu rami.

Anda juga bisa mencoba susu kedelai. Namun, Anda harus membatasi jumlah produk kedelai yang Anda konsumsi selama kehamilan karena itu bisa menambah tingkat estrogen pada janin Anda.

Anda juga perlu memperhatikan hal yang sama terhadap keju yang Anda konsumsi karena kandungan soidum nya yang terlalu tinggi.

Kesimpulan

Menurunkan tekanan darah tinggi pada saat kehamilan merupakan hal yang penting untuk dilakukan karena tidak hanya akan menimbulkan masalah kesehatan pada sang ibu saja tetapi juga pada janin yang dikandung.

Dan cara alami dalam menurunkan tekanan darah tinggi selama kehamilan juga adalah hal terbaik yang harus Anda lakukan daripada menggunakan obat-obatan yang memiliki efek samping yang buruk bagi kesehatan.

Ada 2 metode atau cara alami yang bisa Anda lakukan dari mulai memperbaiki gaya hidup ke arah yang lebih sehat juga memperbaiki pola makan dan makanan yang Anda konsumsi setiap hari.

Keduanya bisa Anda lakukan secara bersamaan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Semoga artikel saya tentang cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami selama kehamilan ini bisa membantu ibu-ibu hamil diluar sana yang memiliki masalah hipertensi.

Jika Anda suka dengan artikel ini, jangan lupa untuk membagikannya di media sosial Anda.

(Visited 116 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar

Hai.. Saya Dindin Hendra. Saya adalah seorang Suami, Ayah, Guru Bahasa Inggris dan juga Blogger. Semoga semua informasi yang saya tulis bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat Membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *