Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita - Gejala, Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan
(Ilustrasi Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita, Sumber Foto: pixabay*com)

Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita – Gejala, Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan

Diposting pada

Kesehatan – Di artikel ini saya akan membahas keluhan yang mungkin pernah Anda, sebagai wanita, alami yaitu infeksi saluran kencing atau juga sering disebut infeksi kandung kemih.

Pembahasan kali ini juga akan cukup panjang karena kita akan berbicara mulai dari gejala, penyebab, pengobatan serta upaya pencegahan yang bisa kita lakukan.

Sebenarnya infeksi kandung kemih ini bisa saja terjadi tidak hanya pada wanita, tetapi juga pria. Namun, wanita cenderung memiliki resiko terkena gangguan ini lebih tinggi daripada pria.

Oleh karena itu saya mengerucutkan pembahasan mengenai infeksi saluran kemih yang sering terjadi pada wanita.

Sebenarnya apa itu infeksi saluran kencing?

Infeksi saluran kencing atau infeksi kandung kemih adalah sebuah infeksi serta peradangan yang timbul pada kandung kemih atau vesica urinaria dalam istilah medis.

Tentu saja infeksi ini tidak boleh dianggap remeh karena akan memberikan dampak yang serius juga pada kesehatan tubuh kita.

Seperti yang saya tulis sebelumnya bahwa wanita cenderung lebih rentan terkena infeksi kandung kemih ini karena saluran uretra pada wanita lebih pendek daripada pria dan juga lokasi lubang uretra yang berada dekat dengan anus.

Saluran uretra merupakan sebuah saluran atau jalan yang membawa urine yang dihasilkan kandung kemih ke luar tubuh kita.

Gejala atau Ciri-ciri Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita

Lalu bagaimana gejala atau ciri-ciri yang bisa kita identifikasi jika saluran kencing kita terinfeksi?

Anyang-anyangan atau Jeungjeuriheun dalam bahasa sunda memiliki beberapa gejala yang umumnya terjadi pada penderita.

Secara umum jika kandung kemih kita terinfeksi ketika kita buang air kecil akan terasa tidak nyaman.

Dan berikut adalah beberapa gejala lainnya.

  1. Bagian perut bawah atau sekitar kemaluan akan terasa tidak nyaman dan kram.
  2. Frekuensi buang air kecil yang sering karena perasaan ingin buang air kecil secara terus menerus.
  3. Ketika buang air kecil, air seni yang dikeluarkan cenderung sedikit disertai rasa nyeri dan tidak nyaman.
  4. Air seni yang keluar akan sedikit memiliki warna yang lebih pekat serta berbau tidak sedap bahkan di beberapa kasus terdapat seperti darah pada urine tersebut.
  5. Kondisi tubuh akan sedikit lemah ditambah suhu badan yang meningkat sehingga terkadang penderita mengalami demam.

Mungkin 5 ciri atau gejala tersebutlah yang umumnya terjadi pada penderita infeksi kandung kemih ini.

Yang pasti penderita akan merasa tidak nyaman ketika buang air kecil.

Penyebab Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita

Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita - Gejala, Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan
(Ilustrasi Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita, Sumber Foto: pixabay*com)

Kalau begitu, apa penyebab infeksi kandung kemih ini?

Pada dasarnya infeksi bisa terjadi karena adanya bakteri yang berkembang biak. Dalam hal ini, bakteri yang masuk melalui uretra dan berkembang biak pada kandung kemih.

Namun, ada beberapa penyebab lainnya dan berikut penjelasannya.

1. Bakteri Escherichia Coli

Bakteri yang sering menyebabkan infeksi ini adalah bakteri E. Coli atau Escherichia Coli.

Bakteri ini biasanya berkembang di tanah atau pada kotoran.

Untuk itulah kenapa wanita haruslah lebih memperhatikan kondisi kebersihan daerah intimnya. Dan sangat disarankan untuk membersihkannya dengan sabun khusus.

Selain itu, ketika sudah buang air besar, wanita harus memperhatikan cara ceboknya dimana disarankan untuk cebok dengan arah depan ke belakang atau dari arah vagina menuju anus.

Cara demikian dilakukan agar bakteri E. Coli ini tidak masuk ke dalam uretra.

Sebenarnya tidak hanya bakteri jenis ini saja yang menjadi penyebab infeksi saluran kemih ini.

Ada beberapa bakteri lain seperti Staphylococcus yang berasal dari kulit, Proteus dan Klebsiella, Enterococcus yang berasal dari saluran cerna, serta Jamur.

2. Sedikit Minum Air

Ko bisa ya jarang minum air bisa menyebabkan infeksi kandung kemih?

Bisa saja.

Hal ini karena ginjal membutuhkan cairan untuk bekerja lebih baik dan untuk menjaga fungsinya agar tetap berjalan optimal.

Ketika kondisi tubuh kekurangan cairan maka kita akan sedikit atau jarang untuk buang air kecil dan kondisi urine menjadi lebih pekat.

Selain itu, kondisi ginjal yang kekurangan cairan akan memancing bakteri untuk berkembang biak sehingga terjadilah infeksi.

3. Aktifitas Seksual

Berhubungan seksual bisa menjadi penyebab infeksi ini terjadi.

Kenapa?

Karena bakteri bisa menyebar melalui aktifitas seksual antara pria dan wanita dimana bakteri ditransfer dari usus melalui uretra.

Wanita memiliki uretra yang pendek, untuk itulah wanita lebih beresiko tinggi terkena infeksi.

Oleh karena itu wanita sangat dianjurkan untuk buang air kecil sesudah berhubungan seksual dengan pasangan.

4. Pemakaian Pembalut Kewanitaan

Apakah Anda yakin bahwa pembalut yang Anda pakai benar-benar steril dari berbagai macam bakteri?

Inilah yang harus diwaspadai oleh setiap wanita.

Penggunaan pembalut yang tidak bersih bisa memicu berbagai macam bakteri untuk berkembang biak tidak terkecuali bakteri penyebab infeksi saluran kencing ini.

5. Memasuki Masa Menopause

Ketika seorang wanita memasuki masa menoupause, wanita akan memproduksi cairan vagina lebih sedikit daripada normal.

Keadaan ini akan membuat bakteri penyebab infeksi lebih mudah berkembang biak.

Nah itulah kelima penyebab infeksi kandung kemih yang umumnya terjadi pada wanita.

Manakah yang menjadi penyebab utama bagi Anda?

Pencegahan Infeksi Saluran Kencing Yang Bisa Dilakukan

Dari beberapa penyebab tersebut, tentu kita harus memiliki upaya pencegahan agar infeksi ini bisa kita hindari.

Berikut ini beberapa upaya pencegahan infeksi saluran kencing yang bisa Anda lakukan dirumah.

  1. Perhatikan kebersihan kelamin Anda. Selalu bersihkan kelamin dengan air bersih. Dan jika Anda ingin memakai sabun, pastikan Anda menggunakan sabun khusus untuk daerah intim Anda.
  2. Ketika membersihkan vagina sangat disarankan untuk melakukan pola dari arah depan ke belakang sebagai upaya agar bakteri dari anus tidak masuk pada organ intim atau uretra.
  3. Jangan jorok dengan pakaian dalam Anda ya. Usahakan untuk mengganti pakaian dalam Anda setiap hari minimal 2 kali dalam sehari atau jika Anda memang sudah merasa tidak nyaman dengan pakaian dalam yang Anda kenakan.
  4. Gunakan pembalut yang benar-benar steril dan sering gantilah jika pembalut tersebut sudah tidak nyaman dipakai.
  5. Jangan sampai Anda menunda-nunda ketika merasa ingin buang air kecil. Menahan buang air kecil hanya akan membuat tegang kandung kemih sehingga akan lebih rentan infeksi terjadi. Pastikan pula Anda mengeluarkan semua urine yang berada di dalam kandung kemih.
  6. Agar tubuh dan ginjal Anda tidak kekurangan cairan, jangan lupa untuk minum air mineral dengan jumlah yang cukup yaitu minimal 8 gelas dalam sehari.
  7. Ketika Anda ingin berhubungan seksual dengan pasangan, biasakan untuk buang air kecil baik sebelum maupun sesudahnya.
  8. Kurangilah asupan berbagai macam makanan yang bisa memperparah infeksi saluran kencing ini seperti makanan pedas dan kopi.

Mungkin masih banyak lagi upaya pencegahan lainnya daripada delapan poin yang saya tuliskan diatas.

Akan tetapi pada intinya, Anda harus pandai-pandai menjaga kebersihan daerah intim Anda agar bakteri tidak mudah berkembang biak serta menginfeksi kandung kemih.

Pengobatan Infeksi Saluran Kencing

Beberapa dari Anda mungkin akan bertanya bagaimana jika kita sudah terkena infeksi saluran kencing ini?adakah obatnya?pengobatan seperti apa yang bisa kita lakukan?

Ada beberapa cara alami dalam mengobati infeksi kandung kemih ini yang bisa Anda coba.

Berikut penjelasannya.

1. Banyak Minum Air Putih

Infeksi terjadi karena kekurangan cairan.

Untuk itu, meminum banyak air putih bisa Anda coba lakukan untuk mengobati infeksi tersebut.

Buang air kecil menjadi teratur dan bakteri penyebab infeksi akan ikut terbuang bersamaan dengan proses buang air kecil atau ekskresi.

2. Meningkatkan Asupan Vitamin C

Upaya selanjutnya adalah dengan memperbanyak makan makanan yang mengandung tinggi vitamin C.

Vitamin c mampu mengobati infeksi yang terjadi di dalam tubuh terutama kandung kemih dengan cara meningkatkan keasaman urine sehingga bakteri-bakteri penyebab infeksi bisa terbunuh.

Hal ini didukung oleh para peneliti yang dilakukan pada tahun 2007 yang menyatakan bahwa seseorang yang rajin mengkonsumsi minimal 100 mg vitamin c perhari memiliki resiko terkena infeksi saluran kencing lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Anda bisa mencoba dengan mengkonsumsi bebeapa buah-buahan seperti jeruk, lemon, kiwi, pepaya dan buah lainnya.

Atau jika Anda ingin cara cepat, Anda bisa membeli multivitamin dengan kandungan vitamin c yang tinggi.

3. Mengkonsumsi Jus atau Kapsul Cranberry

Sebuah penelitian menunjukan bahwa wanita yang memiliki riwayat infeksi kandung kemih bisa sembuh lebih cepat dengan meminum jus cranberry daripada mereka yang tidak.

Ini karena buah cranberry mengandung nutrisi yang bisa mencegah perkembangbiakan bakteri pada kandung kemih sehingga mampu mencegah terjadinya infeksi.

Anda bisa membuat jus cranberry sendiri di rumah atau membeli kapsul cranberry yang sekarang sudah banyak dijual di supermarket ataupun apotik.

Namun perlu Anda ingat bahwa jus cranberry yang disarankan adalah jus dengan tanpa pemanis artinya khasiat akan dirasakan jika buah cranberry dibuat jus alami saja.

4. Gunakan Kompres

Sebuah bantal kompres panas bisa dijadikan solusi bagi Anda yang sedang terkena infeksi ini guna mengurangi rasa nyeri yang ada.

Gunakanlah pada daerah sekitar perut bagian bawah tetapi jangan diaplikasikan langsung. Gunakan pula kain agar tidak langsung terkena kulit dan terasa lebih panas.

Namun perlu diingat ini hanya akan membuat Anda lebih nyaman saja dan mengurangi rasa nyeri.

5. Kenakan Pakaian Yang Nyaman

Untuk mengurangi rasa nyeri atau membuat Anda lebih nyaman, kenakanlah pakaian atau celanan yang tidak ketat dengan bahan katun.

Dengan demikian bakteri tidak akan mudah berkembang biak karena kelembapan yang berkurang.

Lalu bagaimana jika Anda sudah melakukan semua itu infeksi saluran kencing Anda tidak kunjung sembuh?

Jalan terakhir yang bisa Anda lakukan adalah berkonsultasi dengan dokter.

Dokter akan melakukan diagnosa dan akan memberikan obat yang tepat untuk keluhan ini.

Kesimpulan

Infeksi saluran kencing merupakan penyakit yang tidak bisa dianggap sepele.

Bakteri akan berkembang biak pada kandung kemih sehingga timbulan infeksi.

Pada dasarnya infeksi ini hanya terjadi karena adanya bakteri yang berkembang biak yaitu bakteri E. Coli. Tetapi aktifitas lain yang membuat bakteri ini berkembang biak pun bisa menjadi penyebabnya.

Wanita memiliki resiko lebih tinggi terserang infeksi ini karena memiliki uretra yang pendek dengan posisi yang dekat dengan anus.

Oleh karena itu kebersihan daerah intim wanita menjadi lebih utama untuk diperhatikan.

Anda bisa memulai dengan berbagai upaya pencegahan seperti tidak menahan-nahan untuk buang air kecil.

Ketika membasuh vagina lakukanlah pola dari depan ke belakang guna menghindari bakteri dari anus masuk pada uretra.

Dan upaya pencegahan lainnya.

Apabila Anda sudah terlanjur terinfeksi, maka Anda bisa mencoba beberapa cara alami yang saya ulas diatas.

Yang terakhir, segera hubungi dokter jika infeksi yang Anda alami tidak juga kunjung sembuh.

Namun ingatlah mencegah lebih baik daripada mengobati.

Baiklah, itu saja mungkin yang bisa saya tulis pada artikel kesehatan kali ini mengenai infeksi saluran kencing atau infeksi kandung kemih pada wanita.

Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk Anda.

Jangan lupa untuk like dan share artikelnya ya.

(Visited 26 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar
Hai.. Saya Dindin Hendra. Saya adalah seorang Suami, Ayah, Guru Bahasa Inggris dan juga Blogger. Semoga semua informasi yang saya tulis bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat Membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.