Kanker Payudara - Pengertian, Jenis, Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan
(Ilustrasi Kanker Payudara, Sumber Foto: pixabay*com)

Kanker Payudara – Pengertian, Jenis, Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan

Diposting pada

Kesehatan – Kali ini kita akan membahas sesuatu hal yang sangat penting untuk diketahui dan diwaspadai oleh setiap wanita yaitu Kanker Payudara.

Kanker Payudara adalah sebuah kondisi dimana sel-sel yang ada di sekitar payudara tumbuh dan berkembang secara abnormal sehingga mengganggu kinerja sistem sel-sel atau jaringan lainnya.

Untuk menulis artikel ini, saya memerlukan energi dan waktu yang cukup banyak karena saya ingin memberikan informasi yang menyeluruh.

Saya ingin membahas Kanker Payudara ini dari mulai pengertian, jenis, gejala, penyebab, pengobatan sampai pencegahan yang bisa kita lakukan.

Dengan harapan semoga semua informasi yang saya sajikan bisa bermanfaat bagi Anda, terutama Anda yang sangat perduli terhadap kesehatan payudara.

Semua informasi yang saya tulis di artikel ini, saya dapatkan dan rangkum dari berbagai sumber baik itu media internet maupun jurnal penelitian,

Yuk mari kita mulai bahas dengan melihat data-data seberapa banyak kasus kanker payudara ini terjadi baik di Indonesia maupaun di dunia.

Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak ditemui pada wanita setelah kanker leher rahim.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa 8 – 9 % wanita di Dunia mengalami kanker payudara.

Angka ini mengindikasikan bahwa kanker payudara merupakan sebuah masalah besar yang tidak bisa dianggap sepele.

Dan hal ini bukan merupakan masalah satu negara saja melainkan masalah di berbagai negara di Dunia.

Sebagai contoh, di Amerika Serikat, pada tahun 2003 penderita kanker payudara sudah mencapai 211.300 orang dimana 39.800 pasiennya meninggal pada tahun yang sama.

Sementara di Indonesia, kasus kanker payudara ini tercatat sekitar 150.000 kasus per tahunnya dengan menduduki urutan kedua sebagai kanker yang sering ditemukan pada wanita setelah kanker mulut rahim.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Jakarta Breast Cancer pada april 2001 sampai april 2003 menunjukan bahwa 2.843 orang telah memeriksakan benjolan di payudaranya.

Sebesar 2.229 orang diantaranya atau sekitar 78% merupakan tumor jinak sedangkan sekitar 268 orang atau 13% terdiagnosis kanker payudara dan sisanya merupakan infeksi dan kelainan bawaan payudara.

Ini merupakan data yang bisa saya temukan di beberapa tahun lalu.

Lalu bagaimana dengan satu tahun terakhir?

Kalau saya boleh berasumsi, pasti jumlah penderita kanker payudara pada tahun ini terus meningkat tajam.

Dan bahkan ternyata kanker payudara ini tidak hanya di derita oleh wanita. Belakangan ini ada beberapa kasus kanker payudara yang dialami oleh laki-laki.

Walaupun kasusnya tidak sebanyak kasus pada wanita mungkin sekitar 1 diantara 1000.

Namun, ini artinya sekarang setiap orang baik wanita maupaun laki-laki harus benar-benar waspada terhadap kanker yang satu ini.

Lalu apakah Anda tahu apa sebenarnya kanker payudara ini?

Simak penjelasannya berikut ini.

Kanker Payudara - Pengertian, Jenis, Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan
(Ilustrasi Kanker Payudara, Sumber Foto: pixabay*com)

Pengertian Kanker Payudara

Apa yang dimaksud dengan Kanker Payudara?

Pertanyaan tersebut mungkin sebuah pertanyaan yang harus Anda jawab dan pahami terlebih dahulu sebelum Anda melakukan proses pengobatan.

Akan tetapi, sebelum mendefinisikan kanker payudara, alangkah baiknya kita memahami terlebih dahulu apa itu kanker secara umum.

Wikipedia memberikan defini kanker ini sebagai suatu kondisi yang terjadi pada sel-sel di tubuh kita yang telah kehilangan mekanisme normalnya sehingga pertumbuhan sel-sel ini terjadi secara cepat, tidak normal serta tidak dapat terkendalikan.

Dengan pengertian kanker tersebut kita bisa menarik kesimpulan mengenai apa itu kanker payudara.

Kanker payudara adalah sebuah kanker yang terjadi pada sel-sel serta jaringan payudara dimana dikategorikan sebagai suatu penyakit neoplasma ganas yang bermula dari parenchyma.

Dan tahukah Anda, ternyata kanker payudara itu memiliki beberapa jenis.

Jenis kanker payudara ini perlu Anda pahami sehingga Anda bisa mendiagnosa apakah Anda memiliki jenis kanker yang mana.

Dan mungkin bagi Anda penderita kanker payudara, Anda harus bisa mengetahui termasuk kanker jenis apakah yang Anda derita sehingga Anda bisa mendapatkan treatment atau pengobatan yang tepat.

Oleh karena itu, penjelasan mengenai jenis kanker payudara saya tulis selanjutnya.

Jenis Kanker Payudara

Berbicara mengenai jenis kanker payudara, saya ambil beberapa penjelasan yang saya baca di situs mendicinenetdotcom.

Menurut situs tersebut, ada beberapa jenis kanker payudara.

Beberapa jenis kanker ada yang umumnya banyak diderita dan ada pula jenis kanker payudara dimana kanker tersebut merupakan sebuah kombinasi dari beberapa kanker.

Selain itu, ada pula jenis kanker yang sangat jarang sekali diderita.

Berikut ini, penjelasan beberapa jenis kanker yang umumnya diderita oleh penderita kanker.

1. Ductal Carcinoma In Situ

Jenis kanker ini mungkin lebih dikenal oleh masyarakat sebagai kanker stadium awal.

Banyak para ahli menyatakan bahwa kanker jenis ini merupakan kondisi paling awal dari kanker.

Oleh karena itu, sebagian besar penderita kanker Ductal Carcinoma In Situ (DCIS) bisa disembuhkan walaupun sebagian yang lain bisa berubah menjadi kanker yang invasive.

Ductal Carcinoma In Situ (DCIS) merupakan kanker dimana sel abnormal tumbuh dan berkembang pada saluran air susu namun tidak menyerang jaringan sekitar payudara.

2. Invasive Ductal Carcinoma

Kanker payudara yang invasive merupakan kanker dimana kondisi sel abnormal telah keluar dari tempat dimana dia tumbuh dan berkembang.

Penderita dengan Invasive Ductal Carcinoma memiliki sel kanker yang telah keluar dari saluran air susu dan menyerang jaringan-jaringan bahkan kelenjar-kelenjar payudara.

Bisa saja sel kanker tersebut terlokalisir atau berada di sekitar tempat asalnya.

Namun, bisa juga sel kanker terebut menyebar luas ke seluruh bagian tubuh melalui peredaran darah maupun sistem kelenjar getah bening.

Hal ini dianggap sebagai penyebab terbesar terjadinya kanker payudara yang invasive.

3. Invasive Lobular Carcinoma

Invasive Lobular Carcinoma adalah jenis kanker yang hampir mirip dengan jenis kanker sebelumnya.

Sel kanker akan tumbuh berkembang dan keluar dari tempat dimana ia berasal, menyerah ke jaringan sekitar dan menyebar ke seluruh tubuh.

Namun, perbedaannya, penderita tidak akan merasakan suatu benjolan pada payudara, yang ada hanyalah semacam gumpalan ataupun sensasi perasaan yang berbeda pada payudara.

Sebenarnya cukup unik dimana ILC ini memiliki sifat seperti cermin.

Jika payudara sebelah kiri terdapat benjolan, maka payudara sebelah kanan pun terdapat benjolan.

Dan untuk mendeteksi ILC, kita hanya bisa melakukannya dengan cara menyentuhnya.

Akan tetapi, terkadang jika pasien melakukan mammogram, ILC tidak akan terdeteksi.

Selain ketiga jenis kanker tersebut, sebenarnya masih ada jenis kanker lainnya yang jarang sekali terjadi.

Karena tidak semua jenis kanker payudara disebabkan oleh sel kanker yang tumbuh pada saluran atau kelenjar air susu.

Salah satu jenis kanker yang tidak biasa atau jarang sekali terjadi adalah jenis Inflammatory Breast Cancer.

Inflammatory Breast Cancer meskipun jarang terjadi namun termasuk jenis kanker yang sangat agresive.

Sel kanker menutup pembuluh getah bening yang terletak pada permukaan payudara sehingga memberikan suatu kondisi yang cukup parah pada payudara.

Akibatnya kulit payudara menjadi merah, bengkak, tebal, besar, serta berbintik-bintik layaknya kulit jeruk yang terkelupas.

Mengerikan bukan?

(Visited 61 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar
Hai.. Saya Dindin Hendra. Saya adalah seorang Suami, Ayah, Guru Bahasa Inggris dan juga Blogger. Semoga semua informasi yang saya tulis bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat Membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.