Kanker Payudara - Pengertian, Jenis, Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan
(Ilustrasi Kanker Payudara, Sumber Foto: pixabay*com)

Kanker Payudara – Pengertian, Jenis, Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan

Diposting pada

Kesehatan – Kali ini kita akan membahas sesuatu hal yang sangat penting untuk diketahui dan diwaspadai oleh setiap wanita yaitu Kanker Payudara.

Kanker Payudara adalah sebuah kondisi dimana sel-sel yang ada di sekitar payudara tumbuh dan berkembang secara abnormal sehingga mengganggu kinerja sistem sel-sel atau jaringan lainnya.

Untuk menulis artikel ini, saya memerlukan energi dan waktu yang cukup banyak karena saya ingin memberikan informasi yang menyeluruh.

Saya ingin membahas Kanker Payudara ini dari mulai pengertian, jenis, gejala, penyebab, pengobatan sampai pencegahan yang bisa kita lakukan.

Dengan harapan semoga semua informasi yang saya sajikan bisa bermanfaat bagi Anda, terutama Anda yang sangat perduli terhadap kesehatan payudara.

Semua informasi yang saya tulis di artikel ini, saya dapatkan dan rangkum dari berbagai sumber baik itu media internet maupun jurnal penelitian,

Yuk mari kita mulai bahas dengan melihat data-data seberapa banyak kasus kanker payudara ini terjadi baik di Indonesia maupaun di dunia.

Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak ditemui pada wanita setelah kanker leher rahim.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa 8 – 9 % wanita di Dunia mengalami kanker payudara.

Angka ini mengindikasikan bahwa kanker payudara merupakan sebuah masalah besar yang tidak bisa dianggap sepele.

Dan hal ini bukan merupakan masalah satu negara saja melainkan masalah di berbagai negara di Dunia.

Sebagai contoh, di Amerika Serikat, pada tahun 2003 penderita kanker payudara sudah mencapai 211.300 orang dimana 39.800 pasiennya meninggal pada tahun yang sama.

Sementara di Indonesia, kasus kanker payudara ini tercatat sekitar 150.000 kasus per tahunnya dengan menduduki urutan kedua sebagai kanker yang sering ditemukan pada wanita setelah kanker mulut rahim.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Jakarta Breast Cancer pada april 2001 sampai april 2003 menunjukan bahwa 2.843 orang telah memeriksakan benjolan di payudaranya.

Sebesar 2.229 orang diantaranya atau sekitar 78% merupakan tumor jinak sedangkan sekitar 268 orang atau 13% terdiagnosis kanker payudara dan sisanya merupakan infeksi dan kelainan bawaan payudara.

Ini merupakan data yang bisa saya temukan di beberapa tahun lalu.

Lalu bagaimana dengan satu tahun terakhir?

Kalau saya boleh berasumsi, pasti jumlah penderita kanker payudara pada tahun ini terus meningkat tajam.

Dan bahkan ternyata kanker payudara ini tidak hanya di derita oleh wanita. Belakangan ini ada beberapa kasus kanker payudara yang dialami oleh laki-laki.

Walaupun kasusnya tidak sebanyak kasus pada wanita mungkin sekitar 1 diantara 1000.

Namun, ini artinya sekarang setiap orang baik wanita maupaun laki-laki harus benar-benar waspada terhadap kanker yang satu ini.

Lalu apakah Anda tahu apa sebenarnya kanker payudara ini?

Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Kanker Payudara

Kanker Payudara - Pengertian, Jenis, Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan
(Ilustrasi Kanker Payudara, Sumber Foto: pixabay*com)

Apa yang dimaksud dengan Kanker Payudara?

Pertanyaan tersebut mungkin sebuah pertanyaan yang harus Anda jawab dan pahami terlebih dahulu sebelum Anda melakukan proses pengobatan.

Akan tetapi, sebelum mendefinisikan kanker payudara, alangkah baiknya kita memahami terlebih dahulu apa itu kanker secara umum.

Wikipedia memberikan defini kanker ini sebagai suatu kondisi yang terjadi pada sel-sel di tubuh kita yang telah kehilangan mekanisme normalnya sehingga pertumbuhan sel-sel ini terjadi secara cepat, tidak normal serta tidak dapat terkendalikan.

Dengan pengertian kanker tersebut kita bisa menarik kesimpulan mengenai apa itu kanker payudara.

Kanker payudara adalah sebuah kanker yang terjadi pada sel-sel serta jaringan payudara dimana dikategorikan sebagai suatu penyakit neoplasma ganas yang bermula dari parenchyma.

Dan tahukah Anda, ternyata kanker payudara itu memiliki beberapa jenis.

Jenis kanker payudara ini perlu Anda pahami sehingga Anda bisa mendiagnosa apakah Anda memiliki jenis kanker yang mana.

Dan mungkin bagi Anda penderita kanker payudara, Anda harus bisa mengetahui termasuk kanker jenis apakah yang Anda derita sehingga Anda bisa mendapatkan treatment atau pengobatan yang tepat.

Oleh karena itu, penjelasan mengenai jenis kanker payudara saya tulis selanjutnya.

Jenis Kanker Payudara

Berbicara mengenai jenis kanker payudara, saya ambil beberapa penjelasan yang saya baca di situs mendicinenetdotcom.

Menurut situs tersebut, ada beberapa jenis kanker payudara.

Beberapa jenis kanker ada yang umumnya banyak diderita dan ada pula jenis kanker payudara dimana kanker tersebut merupakan sebuah kombinasi dari beberapa kanker.

Selain itu, ada pula jenis kanker yang sangat jarang sekali diderita.

Berikut ini, penjelasan beberapa jenis kanker yang umumnya diderita oleh penderita kanker.

1. Ductal Carcinoma In Situ

Jenis kanker ini mungkin lebih dikenal oleh masyarakat sebagai kanker stadium awal.

Banyak para ahli menyatakan bahwa kanker jenis ini merupakan kondisi paling awal dari kanker.

Oleh karena itu, sebagian besar penderita kanker Ductal Carcinoma In Situ (DCIS) bisa disembuhkan walaupun sebagian yang lain bisa berubah menjadi kanker yang invasive.

Ductal Carcinoma In Situ (DCIS) merupakan kanker dimana sel abnormal tumbuh dan berkembang pada saluran air susu namun tidak menyerang jaringan sekitar payudara.

2. Invasive Ductal Carcinoma

Kanker payudara yang invasive merupakan kanker dimana kondisi sel abnormal telah keluar dari tempat dimana dia tumbuh dan berkembang.

Penderita dengan Invasive Ductal Carcinoma memiliki sel kanker yang telah keluar dari saluran air susu dan menyerang jaringan-jaringan bahkan kelenjar-kelenjar payudara.

Bisa saja sel kanker tersebut terlokalisir atau berada di sekitar tempat asalnya.

Namun, bisa juga sel kanker terebut menyebar luas ke seluruh bagian tubuh melalui peredaran darah maupun sistem kelenjar getah bening.

Hal ini dianggap sebagai penyebab terbesar terjadinya kanker payudara yang invasive.

3. Invasive Lobular Carcinoma

Invasive Lobular Carcinoma adalah jenis kanker yang hampir mirip dengan jenis kanker sebelumnya.

Sel kanker akan tumbuh berkembang dan keluar dari tempat dimana ia berasal, menyerah ke jaringan sekitar dan menyebar ke seluruh tubuh.

Namun, perbedaannya, penderita tidak akan merasakan suatu benjolan pada payudara, yang ada hanyalah semacam gumpalan ataupun sensasi perasaan yang berbeda pada payudara.

Sebenarnya cukup unik dimana ILC ini memiliki sifat seperti cermin.

Jika payudara sebelah kiri terdapat benjolan, maka payudara sebelah kanan pun terdapat benjolan.

Dan untuk mendeteksi ILC, kita hanya bisa melakukannya dengan cara menyentuhnya.

Akan tetapi, terkadang jika pasien melakukan mammogram, ILC tidak akan terdeteksi.

Selain ketiga jenis kanker tersebut, sebenarnya masih ada jenis kanker lainnya yang jarang sekali terjadi.

Karena tidak semua jenis kanker payudara disebabkan oleh sel kanker yang tumbuh pada saluran atau kelenjar air susu.

Salah satu jenis kanker yang tidak biasa atau jarang sekali terjadi adalah jenis Inflammatory Breast Cancer.

Inflammatory Breast Cancer meskipun jarang terjadi namun termasuk jenis kanker yang sangat agresive.

Sel kanker menutup pembuluh getah bening yang terletak pada permukaan payudara sehingga memberikan suatu kondisi yang cukup parah pada payudara.

Akibatnya kulit payudara menjadi merah, bengkak, tebal, besar, serta berbintik-bintik layaknya kulit jeruk yang terkelupas.

Mengerikan bukan?

Gejala Kanker Payudara

Lalu, apa gejala Kanker Payudara?

Gejala-gejala ini tentunya harus Anda pahami lebih awal jika Anda tidak ingin mengalami jenis kanker payudara yang lebih parah.

Kanker payudara yang tidak terdeteksi lebih awal bisa menyebabkan kematian.

Dan tahukah Anda bahwa gejala kanker payudara itu tidak hanya sebuah benjolan pada payudara, akan tetapi ada beberapa hal di luar itu.

Menyadari sedini mungkin gejala lain selain benjolan bisa menyelamatkan kehidupan Anda selanjutnya.

Setidaknya, ada 10 gejala yang mungkin tidak Anda sadari merupakan gejala kanker payudara seperti yang telah dikutip oleh womansday.

10 gejala kanker payudara tersebut adalah sebagai berikut:

1. Rasa Nyeri yang Tak Kunjung Sembuh

Jika Anda merasakan hal ini pada payudara, maka Anda patut waspada. Bisa jadi itu merupakan gejala awal terjadinya kanker payudara.

Apalagi jika Anda sudah melakukan pengobatan misalnya mengoleskan salep atau antibiotik namun rasa nyeri tersebut masih saja ada.

2. Keluar Cairan Aneh pada Puting

Selanjutnya adalah ketika keluar suatu cairan aneh yang keluar pada puting.

Anda harus segera memeriksakannya ke dokter karena bisa saja itu merupakan tanda bahwa Anda memiliki kanker payudara.

3. Berubahnya Tekstur dan Pori-pori Kulit Payudara Membesar

Kulit payudara bisa menggambarkan indikasi adanya sel kanker yang tumbuh pada payudara Anda.

Salah satu cirinya adalah kulit menjadi seperti kulit jeruk.

Jika Anda mengalami hal ini segera konsultasi ke dokter.

4. Terdapat Ukuran Payudara yang Tidak Beraturan

Anda pun bisa mengenali gejala kanker ini dengan melihat bentuk payudara.

Perhatikan apakah ukuran payudara Anda normal dalam artian sama antara payudara kanan dan juga kiri.

Atau bahkan bentuk payudara kiri dan kanan itu berbeda.

5. Terdapat Sebuah Benjolan Pada Ketiak

Luas jaringan payudara memang tidak hanya disitu saja, akan tetapi sampai meluas ke daerah ketiak.

Jadi, ada kemungkinan benjolan terjadi tidak hanya pada daerah depan payudara akan tetapi menjalar sampai ketiak.

Untuk itu, periksalah apakah ketiak Anda memiliki sebuah benjolan yang aneh.

6. Batuk Atau Suara Serak Yang Tak Kunjung Sembuh

Jika Anda tidak pilek dan tidak juga sedang mengalami flu tetapi Anda merasakan batuk dan suara yang agak serak yang tidak sembuh, maka Anda harus waspada terhadap hal tersebut.

Sel kanker payudara ini pun memiliki pengaruh yang luar biasa terhadap paru-paru.

7. Gatal yang Gigih

Jika cairan getah bening menumpuk, fungsi getah bening yang buruk, atau tubuh membuat pembuluh darah baru untuk sel kanker payudara, bisa menimbulkan rasa gatal yang sangat gatal di hampir seluruh bagian tubuh terutama bagian sekitar payudara.

8. Perubahan Pada Kandung Kemih atau Usus

Ketika Anda tidak memiliki masalah pada pola makan Anda, namun Anda mengalami diare, sembelit atau buang air besar tidak teratur, Anda harus mencurigai hal ini.

Sel kanker yang tumbuh pada tubuh kita memberikan efek yang luar biasa pada sistem pencernaan tubuh kita.

9. Hilangnya Semangat Atau Energi

Dampak lain yang ditimbulka adalah hilangnya semangat atau energi Anda dalam menjalani aktifitas sehari-hari.

Yang ingin Anda lakukan hanyalah beristirahat dan tidur, tidak peduli sudah berapa lama Anda tidur atau beristirahat.

Ini merupakan salah satu gejala kanker payudara yang harus Anda pikirkan.

10. Nyeri Pada Punggung Bagian Atas

Perlu Anda ketahui bahwa ketika tumor atau sel kanker tumbuh, maka sel kanker akan menarik ligamen ataupun saraf.

Bahkan para ahli menyebutkan bahwa ketika sel kanker bermetastasis menjadi kanker tulang maka penderita akan merasakan nyeri punggung pada bagian atas yang susah sekali sembuh.

Jika Anda mengalami nyeri pada punggung yang cukup lama bahkan setelah Anda melakukan berbagai macam pengobatan, sudah saatnya Anda menemui dokter dan berkonsultasi.

Ke-sepuluh gejala itu terkadang di abaikan oleh para penderita kanker payudara.

Padahal dengan memahami gejala kanker payudara yang muncul lebih dini, akan bisa membantu proses penyembuhan yang lebih cepat pula.

Ada sebuah pepatah yang berbicara “Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati”.

Untuk melakukan pencegahan tentu saja Anda membutuhkan pengetahuan mengenai faktor-faktor penyebab kanker payudara, bukan?

Nah selanjutnya saya akan menjelaskan beberapa penyebab kanker payudara yang harus Anda ketahui untuk melakukan upaya pencegahan.

Penyebab Kanker Payudara

Apa yang menyebabkan Kanker Payudara?

Berbicara mengenai penyebab kanker payudara, terdapat tiga faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor genetik, lingkungan dan gaya hidup.

Faktor Genetik

Faktor ini mungkin merupakan faktor yang tidak mungkin untuk dihindari karena berkaitan dengan genetik tubuh manusia.

Faktor-faktor genetik tersebut adalah sebagai berikut:

1. Jenis Kelamin

Sudah pasti kita pahami bahwa wanita memiliki resiko terkena kanker payudara 100 kali lipat daripada laki-laki.

Hal ini tentu saja karena jika kita lihat dari bentuk dan ukuran, payudara wanita lebih besar daripada laki-laki yang memungkinkan sel-sel kanker tumbuh dan berkembang pada setiap jaringan.

2. Ras

Berdasarkan data dari National Breast Cancer, jika dibandingkan dengan orang Indonesia, orang-orang “Bule” lebih rentan terkena kanker payudara.

3. Usia

Seiring bertambahnya usia, maka kanker payudara dapat timbul dan berkembang.

Dan sebuah situs bernama nhs.uk memposting sebuah hasil studi dimana 8 dari 10 kasus kanker payudara terjadi pada wanita dengan usia lebih dari 50 tahun dengan sebagian besar mengalami menopause.

Data ini menunjukan bahwa usia memiliki pengaruh terhadap penyebab kanker payudara.

4. Menstruasi dan Reproduksi

Wanita yang sudah mengalami menstruasi pada usia kurang dari 12 tahun ataupun mengalami masa manepause terlambat yakni lebih dari 55 tahun, maka memiliki resiko terkena kanker payudara lebih tinggi daripada mereka yang tidak.

Selain itu, melahirkan di usia yang sudah cukup tua serta tidak memiliki anak merupakan faktor lainnya dimana kanker payudara bisa terjadi.

5. Kepadatan Payudara

Pada wanita, payudara memiliki jaringan kelenjar yang dapat menghasilkan susu. Jaringan tersebut memiliki banyak sekali sel-sel payudara.

Dengan demikian, resiko tumbuhnya sel kanker pada payudara menjadi lebih tinggi dikarenakan banyaknya sel-sel payudara tadi.

Namun dari kelima penyebab genetik kanker payudara, ada beberapa penyebab genetik yang benar-benar tidak bisa kita hindari yaitu ras, usia, riwayat kesehatan dan menstruasi dini serta manepause telat.

Faktor Lingkungan dan Gaya Hidup

Untuk faktor lingkungan, dalam hal ini, khusus bagi mereka yang pernah melakukan beberapa pengobatan penyakit yang menggunakan paparan radiasi seperti sinar X, CT Scan ataupun radioterapi lainnya.

Apabila sinar radiasi ini mengenai daerah sekitar payudara, maka sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter karena dengan demikian faktor resiko terkena kanker payudara menjadi sangat tinggi.

Sedangkan untuk faktor gaya hidup, terdapat beberapa macam faktor diantaranya berikut ini:

1. Mengkonsumsi Alkohol

Sudah jelas bahwa mengkonsumsi alkohol tidak akan memberikan manfaat apapun pada tubuh kita, yang ada malah akan membuat tubuh kita terkena berbagai penyakit.

Salah satu penyakit yang bisa timbul dari kebiasaan mengkonsumsi alkohol yaitu kanker payudara.

Alkohol bisa memicu pertumbuhan sel kanker yang abnormal di dalam tubuh kita.

Hal ini didukung oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Kanada.

Data menunjukan bahwa dari sekitar 200 orang wanita yang secara rutin mengkonsumsi alkohol, 3 diantara nya memiliki penyakit kanker payudara.

Jadi, mulai dari sekarang katakan tidak untuk minuman yang satu ini.

2. Implan Payudara

Terkadang seorang wanita ingin terlihat lebih memikat secara penampilan dan banyak dari mereka yang melakukan implan payudara.

Mereka berpikir bahwa dengan melakukan hal tersebut, penampilan mereka menjadi lebih menarik.

Akan tetapi ada bahaya yang sedang mereka hadapi sebagai akibat dari implan tersebut.

Data dari peneliti Kanada yang di publikasikan pada British Medical Journal pada tahun 2013 menunjukan bahwa wanita yang melakukan implan paydara memiliki resiko terkena penyakit kanker payudara lebih tinggi daripada mereka yang tidak.

3. Kelebihan Berat Badan

Jumlah estrogen di dalam tubuh memiliki peran yang sangat penting terhadap berkembangnya sel kanker di dalam tubuh.

Orang yang memiliki berat badan berlebih serta manepause telat beresiko tinggi memiliki penyakit kanker di dalam tubuh nya termasuk kanker payudara.

Jika Anda memiliki berat badan yang berlebih mungkin Anda bisa membaca artikel saya sebelumnya mengenai cara menghilangkan lemak perut secara cepat.

4. Pekerjaan Tertentu

Ada beberapa pekerjaan tertentu, seperti bekerja di bar, bengkel, perusahaan kemasan makanan, perusahaan plastik, yang memiliki hubungan erat dengan berkembangnya sel kanker di dalam tubuh.

Lagi-lagi peneliti Kanada telah membuktikan adanya hubungan pekerjaan yang dilakukan dengan penyakit kanker payudara ini.

Dan menurut saya, ke-empat gaya hidup tersebutlah yang memang memberikan dampak negatif terhadap berkembangnya sel-sel kanker di dalam tubuh.

Untuk itu, jika Anda melakukan hal-hal yang telah saya sebutkan diatas, alangkah baiknya Anda mulai berpikir kembali terhadap apa yang Anda lakukan.

Karena bisa saja apa yang Anda lakukan berkontribusi besar sebagai penyebab terhadap penyakit yang mematikan ini.

Lalu apa yang harus kita lakukan jika kita sudah terindikasi memiliki penyakit kanker payudara?

Tentu saja kita harus cepat melakukan pengobatan.

Dan metode pengobatan yang saya bahas dibawah ini mungkin bisa membantu Anda.

Pengobatan Kanker Payudara

Setidaknya ada 4 metode pengobatan yang bisa kita lakukan jika kita sudah terlanjur terkena penakit kanker payudara ini.

1. Kemoterapi

Kemoterapi mungkin metode yang sudah tidak asing lagi bagi anda.

Kemoterapi ini merupakan sebuah metode dimana pasien kanker diberikan beberapa obat anti kanker atau sitokina dalam bentuk pil cair, kapsul ataupun melalui infus dengan tujuan membunuh sel-sel kanker di dalam tubuh melalui mekanisme kemotaksis.

Kemoterapi ini tidak hanya fokus pada kanker payudara saja akan tetapi sel-sel kanker yang ada di seluruh tubuh.

Namun, ada efek samping dari metode ini yaitu pasien akan mengalami, mual, muntah bahkan sampai rambut rontok.

2. Radiasi

Jika tadi kita berbicara bahwa radiasi bisa menimbulkan pertumbuhan sel kanker yang abnormal, maka ada sebuah metode dimana radiasi digunakan pula sebagai pengobatan kanker.

Metode pengobatan kanker ini menggunakan paparan sinar X dan sinar gamma pada daerah yang masih memiliki sel kanker yang tersisa setelah proses operasi.

Seperti kemoterapi, metode ini pun memiliki dampak atau efek negatif bagi pasien nya seperti leukosit dan hemoglobin dalam darah menurun, warna kulit sekitar payudara menjadi hitam, tubuh menjadi lemah serta berkurangnya nafsu makan.

3. Mastektomi

Metode selanjutnya adalah dengan jalan operasi. Operasi pengangkatan payudara inilah yang disebut masektomi dalam istilah kedokteran.

Dimana secara sederhana, jaringan-jaringan payudara diangkat dari tubuh untuk menghilangkan sel-sel kanker tadi.

Dan masektomi dibagi lagi kepada 3 jenis, yaitu

Radical Mastecktomy

Radical Mastecktomy atau disebut juga sebagai Lumpectomy merupakan langkah operasi dimana dokter hanya mengangkat sebagian jaringan payudara dimana terdapat sel kanker tersebut.

Operasi ini direkomendasikan bagi mereka yang memiliki tumor atau benjolan tidak lebih dari 2 sentimeter dengan posisi terletak dipinggir jaringan payudara.

Modified Radical Mastecktomy

Sedangkan pada modified radical matecktomy ini semua jaringan payudara diangkat dari mulai jaringan payudara pada daerah dada, tulang selangka dan tulang iga.

Bahkan sebuah benjolan di daerah ketiakpun tidak luput dari proses pengangkatan ini.

Total (Simple) Mastectomy

Namun, untuk simple mastectomy ini operasi hanya dilakukan untuk seluruh jaringan payudara saja tanpa benjolan di daerah ketiak.

Dokter akan menentukan metoda mastectomy mana yang tepat untuk pasiennya tergantung letak dan ukuran sel kanker serta tingkat keparahannya.

4. Melalui Lintasan Metabolisme

Metode selanjutnya, pasien akan diberikan asupan berupa asam bifosfonat yaitu sebuah senyawa yang digunakan untuk menghambat aktifitas osteoklas dan resorpsi tulang dengan tujuan menurunkan tingkat perkembangan sel kanker payudara menuju tulang.

Walaupun asam bifosfonat ini bisa ditoleransi oleh tubuh, akan tetapi pemakaian jangka waktu lama bisa menimbulkan efek samping seperti menurunnya fungsi hati.

Dan itulah ke-empat cara yang bisa dilakukan bagi pasien penderita kanker payudara. Tentu saja metode yang akan dilakukan harus berdasarkan pertimbangan dan kosultasi dokter.

Anda pun harus memikirkan efek samping yang ditimbulkan dari pengobatan tersebut.

Sebuah pepatah mengatakan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, untuk itu alangkah baiknya kita melakukan beberapa langkah pencegahan agar kita tidak terkena penyakit ini.

Lalu, strategi pencegahan apa yang bisa kita lakukan? Berikut penjelasannya.

Strategi Pencegahan Kanker Payudara

Metode pencegahan kanker ini mungkin berawal dari pertanyaan apakah kanker payudara bisa dicegah? dan Bagaimana cara mencegah Kanker Payudara?

Karena kita telah membahas penyebab kanker payudara, secara sederhana untuk mencegah berkembangnya kanker payudara pada tubuh kita, kita harus menghindari beberapa penyebab tersebut.

Terutama yang berkaitan dengan faktor lingkungan dan gaya hidup.

Akan tetapi, agar lebih mudah, setidaknya strategi pencegahan ini dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

1. Pencegahan Primer

Pencegahan ini merupakan pencegahan yang utama yang harus dilakukan oleh semua orang, terutama orang yang masih sehat.

Hal ini dilakukan guna menghindarkan kita dari faktor-faktor penyebab berkembangnya sel kanker di dalam tubuh.

Ada sebuah program bernama SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) yang harus dilakukan setiap individu untuk mengurangi bahkan menghilangkan resiko terkena penyakit kanker payudara ini.

Selain itu, kita dituntut untuk menghindari beberapa gaya hidup yang tidak sehat yang bisa memicu kanker payudara seperti meminum minuman beralkohol, memiliki berat badan yang berlebih, meroko dan sebagainya.

2. Pencegahan Sekunder

Pencegahan tahap kedua ini dilakukan bagi mereka yang memiliki resiko terkena penyait kanker payudara.

Tahukah Anda bahwa setiap wanita normal dengan siklus haid normal merupakan populasi yang beresiko terkenan kanker payudara.

Oleh karena itu, pendeteksian secara dini merupakan langkah kedua yang bisa kita lakukan.

Skrinning dan Mammografi merupakan salah satu cara yang bisa dilakuakn bahkan diklaim 90% bisa mendeteksi pertumbuhan sel kanker secara dini.

Namun apabila skrinning dan mammografi ini terus-terusan dilakukan malah bisa memicu tumbuh nya sel kanker.

Sehingga kedua metode pencegahan terebut hanya boleh dilakukan pada kondisi-kondisi tertentu.

Jika Anda berminat melakukan hal ini, disarankan untuk berkonsultasi lebih dalam terlebih dahulu kepada dokter Anda.

3. Pencegahan Tertier

Ditahap ketiga ini, pencegahan dilakukan hanya untuk mereka yang sudah positif terkenan penyakit kanker payudara.

Pencegahan yang dilakukan akan disesuaikan dengan stadium kanker yang dimiliki untuk mengurangi kecacatan serta harapan hidup pasien saja.

Selain itu, tahapan ini dilakukan guna mencegah komplikasi penyakit yang bisa timbul.

Salah satu tindakannya yaitu dengan operasi atau pengangkatan jaringan payudara. Macam-macam operasi ini sudah saya bahas diatas.

Bahkan jika tidak berhasil disarankan untuk mencari pengobatan alternatif dan pengobatan herbal lainnya.

Kesimpulan

Kanker payudara merupakan sebuah penyakit yang tidak bisa dianggap remeh. Hal ini karena kanker payudara bisa menyebabkan kematian jika tidak diberikan tindakan yang tepat.

Dari urgensi tersebut, itulah mengapa tulisan ini saya buat dengan harapan semoga bisa memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai kanker payudara.

Saya sudah membahas pengertian kanker payudara, beberapa jenis kanker payudara yang umumnya terjadi, gejala serta penyebab yang harus Anda waspadai.

Selain itu,bentuk pengobatan seperti pemberian obat sampai tindakan operasi pun tidak luput dari pembahasan saya.

Dan yang paling penting adalah proses pencegahan yang harus Anda lakukan sesegera mungkin terutama pencegehan primer dimana Anda bisa langsung lakukan sendiri.

Ingat, sayangi payudara Anda, sayangi kesehatan Anda, cegah sebelum terlambat.

Sumber:

  • health.liputan6.com
  • faktakanker.com
  • medicinet.com
  • id.wikipedia.org
(Visited 237 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar
Hai.. Saya Dindin Hendra. Saya adalah seorang Suami, Ayah, Guru Bahasa Inggris dan juga Blogger. Semoga semua informasi yang saya tulis bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat Membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.