Manfaat dan Kandungan Gizi Jeroan Sapi
(Iustrasi Makanan Jeroan Sapi, Sumber Foto: wikipedia*org)

Manfaat dan Kandungan Gizi Jeroan Sapi

Diposting pada

Kesehatan – Kali ini saya akan membahas sebuah makanan yang tak harusnya dimakan tetapi kaya akan kandungan gizi.

Ya, jeroan.

Terutama jeroan sapi yang ternyata memiliki manfaat dan kandungan gizi yang baik bagi kesehatan tubuh kita.

Lalu, apakah Anda pernah makan jeroan?

Pernah merasa takut tidak sih memakan makanan bagian dalam dari hewan ini?

Jeroan memang makanan yang cukup populer bagi orang Indonesia.

Dan Jeroan tidak hanya digemari oleh orang Indonesia saja.

Ada beberapa negara lain di Eropa yang menggemari makanan ini, sebut saja contohnya Itali, Spanyol, Turki dan beberapa negara Asia seperti Korea dan Jepang.

Banyak orang yang berpendapat bahwa mengkonsumsi jeroan tidak aman untuk kesehatan tubuh bahkan cenderung bisa memicu beberapa penyakit.

Akan tetapi, ternyata, ada manfaat dan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya.

Misalnya saja pada jeroan sapi.

Manfaat dan Kandungan Gizi Beberapa Bagian Jeroan Sapi

Manfaat dan Kandungan Gizi Jeroan Sapi
(Iustrasi Makanan Jeroan Sapi, Sumber Foto: wikipedia*org)

Dibawah ini akan saya uraikan apa saja manfaat dan kandungan gizi dari beberapa bagian jeroan sapi yang saya ambil dari wonderfood.

Berikut uraiannya.

1. Hati

Bagian ini merupakan sumber energi dan zat besi yang baik. Kandungan zat besi dalam hati bahkan lebih tinggi dibandingkan bayam.

Hati juga penting untuk membantu pertumbuhan otak, kekuatan tulang dan imunitas tubuh.

Cara memasak terbaiknya adalah dengan digoreng.

2. Ginjal

Ginjal sangat baik sebagai sumber protein.

Nutrisinya sama dengan enam butir telur dan lima ikat bayam.

Mengandung anti-oksidan yang baik untuk tubuh.

Ginjal sebaiknya diolah dengan cara digoreng.

3. Lidah

Lidah mengandung kandungan zat besi yang sangat besar, vitamin B12 dan vitamin C.

Cara terbaik memasaknya adalah dengan direbus.

Namun, perlu diingat pula bahwa 85 gram lidah sapi mengandung 7 gram lemak jenuh, nyaris 30% dari asupan maksimal dari lemak jenuh dalam sehari.

Jadi, pastikan Anda juga mengkonsumsi serat untuk mengimbanginya.

4. Jantung

Siapa yang menyangka bahwa jantung baik untuk menurunkan berat badan. Jantung mengandung lebih banyak protein daripada ginjal.

Menyantap seporsi jantung dapat memenuhi kebutuhan harian pria akan zat besi.

5. Babat

Di negara barat, babat biasa disajikan dengan cara mencampurkannya bersama dengan kentang tumbuk.

Babat bisa menjadi sumber kekuatan tulang, juga bisa dikonsumsi saat diet karena kandungan kalorinya sangat rendah.

6. Buntut

Salah satu bagian sapi lainnya yang paling banyak diburu adalah bagian buntut.

Buntut biasa diolah menjadi sop buntut.

Ternyata sop hangat yang kaya kaldu itu sangat baik untuk mengobati flu.

7. Otak

Olahan otak sapi sering kita dapati diberbagai rumah padang.

Otak sapi yang dikatakan sebagai makanan yang tinggi kolesterol ini faktanya memiliki kolesterol yang cukup baik untuk tubuh.

Selain itu, otak memiliki nutrisi yang lebih tinggi dibanding organ sapi lainnya.

8. Usus

Usus memang terlihat sangat menyeramkan bagi sebagian orang.

Tetapi, usus memiliki kandungan gelatin dan probiotik yang tentu saja sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

Selain itu, usus juga bisa menjadi obat untuk mengobati penyakit diare dan kebocoran dinding usus halus atau usus besar.

Kalau kita berbicara soal manfaat tentu saja itu sudah menjadi hal yang biasa, tetapi sebenarnya yang harus kita perhatikan adalah jumlah yang harus kita konsumsi.

Janganlah mengkonsumsi jeroan dalam jumlah yang banyak karena bisa jadi hal tersebut menjadi bumerang bagi kesehatan tubuh kita.

Selanjutnya, kita juga harus memperhatikan pengolahan atau cara mengolah jeroan itu sendiri.

Misalnya pada hati, jangan sampai kita mengolahnya dengan cara yang tidak baik atau tidak tepat justru racun-racun itu akan menempel.

Pertimbangan Dalam Mengolah Jeroan

Kemudian muncul sebuah pertanyaan apa yang harus kita pertimbangkan ketika kita mengolah jeroan?

Menurut Sisca Soewitomo, seorang koki terkenal dan dosen di pariwisata trisakti, yang harus kita pertimbangkan dalam mengolah jeroan adalah dimulai dengan mencermati bagaimana memilih dan membeli jeroan yang baik di pasar.

Beliau berpendapat bahwa jeroan sapi maupun jeroan ayam yang baik tidak memiliki bau yang aneh dan berbeda dalam artian jeroan masih segar dan tidak berbau busuk.

Jika Anda menemukan hal tersebut, maka jangan membelinya.

Dan untuk cara mengolahnya, kita harus panaskan air lalu masukan sebentar jeroannya kemudian ketika sedikit matang kita angkat dan jeroan siap untuk kita masak.

Mau dibuat gulai maupun soto, yang terpenting pastikan bahwa Anda membeli jeroan yang segar dan tidak memiliki bau yang busuk.

Dan tahukah Anda bagian jeroan manakah yang paling disukai masyarakat?

Menurut beliau, ternyata paru merupakan jeroan yang paling banyak disukai oleh masyarakat karena bisa dibuat berbagai macam makanan.

Kita bisa membuatnya menjadi rendang, digoreng, kerupuk dan keripik paru bahkan bisa dijadikan sate paru.

Nah itulah cara pengolahan jeroan yang baik dan benar, Anda pun bisa mencobanya dirumah.

Fakta Unik Jeroan

Sebuah toko daging, Maxwin, di Skotlandia, menciptakan Haggis, berupa makanan dari jeroan, dengan harga yang cukup fantastis yaitu 4000 poundsterling atau sekitar Rp. 78,8 juta.

Jeroan domba ini jadi mahal karena dicampur dengan bahan daging sapi wagyu asal Jepang dengan kualitas premium, jamur trafel asal Perancis serta percikan emas 24 karat yang bisa dimakan.

Selain jeroan sapi ternyata ada jeroan ikan malung yang dibanderol dengan harga yang tinggi.

Bagian dalam perut ikan malung asal Jambi ini dihargai Rp. 7 juta per kilogramnya.

Jeroan ini dinamakan pelupo yang dipercaya berkhasiat bagi paru-paru untuk mencegah dan mengobati phnemonia.

Makanan ini bahkan di ekspor ke berbagai negara salah satunya adalah cina dan rasanya mirip dengan krecek sapi.

Kesimpulan

Jeroan memang sebuah makanan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia karena di setiap daerah hampir memiliki berbagai macam olahan dengan bahan dasar jeroan ini.

Walapun bagi sebagian orang mengkonsumsi jeroan itu tidak sehat bagi tubuh, tetapi ada beberapa manfaat dan kandungan gizi yang bisa kita dapatkan jika kita mengolahnya dengan benar serta dengan jumlah yang seimbang.

Berbagai macam bagian jeroan memiliki manfaat serta kandungan gizinya masing-masing. Mulai dari hati sampai usus, semua memiliki kebaikan tersendiri bagi tubuh kita.

Kemudian, cara pengolahan jeroan yang baik dan benar bisa diawali dengan memilih dan membeli jeroan yang masih segar serta tidak memiliki bau busuk.

Selain itu, sebelum kita mengolah jeroan menjadi berbagai macam olahan masakan, alangkah baiknya jika kita memanaskan air dan merebusnya sampai sedikit matang.

Nah itulah dia manfaat dan kandungan gizi jeroan terutama jeroan sapi yang bisa saya ulas. Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk Anda semua.

Jangan lupa untuk share artikel ini ya.

(Visited 23 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar
Hai.. Saya Dindin Hendra. Saya adalah seorang Suami, Ayah, Guru Bahasa Inggris dan juga Blogger. Semoga semua informasi yang saya tulis bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat Membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.