Passive Voice - Pengertian, Rumus, Penggunaan dan Contoh Kalimat
(Mind Map Passive Voice, Sumber: dindin*id doc)

Passive Voice – Pengertian, Rumus, Penggunaan dan Contoh Kalimat

Diposting pada

Bahasa Inggris (Intermediate) – Di artikel ini saya akan membahas tuntas materi passive voice dari mulai pengertian, rumus umum, kegunaan dan contoh kalimat. Selain itu, saya juga akan membahas penerapan passive voice pada tenses, infintive phrase dan juga gerund.

Apabila kita berbicara kalimat, sebagai pembelajar bahasa, pasti kita sudah mengetahui bahwa ada dua jenis kalimat yaitu kalimat aktif dan juga kalimat pasif.

Dalam bahasa Inggris kedua jenis kalimat tersebut dikenal sebagai Active Voice dan Passive Voice.

Untuk memahami kedua jenis kalimat tersebut, kita bisa memahami dari perbedaan keduanya.

Di dalam kalimat aktif, subjek berfungsi atau bertindak sebagai pelaku, sedangkan pada kalimat pasif, subjek ini dikenai perbuatan.

Misalnya,

I write a letter. Saya menulis surat. (Kalimat Aktif) dan

A letter is written by me. Surat ditulis oleh saya. (Kalimat Pasif)

Pada kalimat pertama, saya adalah subjek dan subjek ini melakukan action atau tindakan yaitu menulis. Adapun pada kalimat kedua, surat merupakan subjek dimana subjek ini dikenai action atau tindakan yaitu ditulis.

Pengertian Passive Voice

Passive Voice - Pengertian, Rumus, Penggunaan dan Contoh Kalimat
(Mind Map Passive Voice, Sumber: dindin*id doc)

Dengan melihat penjelasan tersebut diatas, sehingga kita bisa menarik kesimpulan sebenarnya apa itu passive voice atau apa pengertian dari passive voice.

Passive voice adalah suatu bentuk kalimat atau bentuk gramatikal (gramatical construction) dimana subjek pada kalimat tersebut tidak bertindak sebagai pelaku aksi (doer of the action) melainkan sebagai penerima aksi (receiver of the action).

Tentu hal ini sangat berbeda dengan active voice atau kaliat aktif dimana subjek berhadapan langsung dengan kata kerja dan bertindak sebagai pelaku aksi.

Nah, pada umumnya hampir semua kalimat aktif bisa dirubah atau ditransformasikan menjadi kalimat pasif akan tetapi ada batasan.

Active voice bisa ditransformasikan menjadi passive voice jika kata kerja yang digunakan pada kalimat tersebut merupakan kata kerja transitif (transitive verbs) yang mana kata kerja ini memerlukan objek langsung (direct object).

Salah satu contoh transitive verbs yaitu write, bring, buy, make.

Sebaliknya, Active voice tidak bisa dirubah menjadi passive voice jika kata kerja yang digunakan pada kalimat tersebut merupakan kata kerja intransitif (intransitive verbs) yang mana intransitive verbs tidak memerlukan object langsung (indirect object).

Misalnya kata kerja go, arrive, swim, dan carry adalah contoh kata kerja intransitif.

Namun ada sedikit catatan yang harus Anda ingat yaitu tidak semua transitive verbs yang bisa kita rubah menjadi passive voice. Hal ini dikarenakan makna yang ditimbulkan menjadi rancu dan terdengar tidak wajar.

Salah satu contohnya adalah kata kerja have, mean, look like, become, dan lack.

Jadi, ada pengecualian untuk kata kerja tersebut.

Kita ambil contoh saja,

I have a new idea. Saya memiliki sebuah ide baru.

Kalimat aktif diatas tidak bisa kita rubah menjadi kalimat pasif.

A new idea has by me. Sebuah ide baru dimiliki oleh saya.

Makna dari kalimat tersebut menjadi tidak wajar walaupun mungkin secara struktur kalimat tidak ada masalah.

Rumus Passive Voice

Selanjutnya kita akan membahas rumus passive voice.

Secara umum, passive voice memiliki rumus sebagai berikut:

“Subject + Auxiliary Verb + Past Participle”

Sebagai catatan, untuk auxiliary verb yang digunakan pada rumus ini bisa berupa primary auxiliary verb be seperti am, is, are, was, were, be, been, dan being.

Atau bisa juga menggunakan kombinasi kedua primary auxiliary verb misalnya is being, are being, was being, were being, have been, dan has been.

Atau pula bisa berupa kombinasi antara primary auxiliary verb dan modal seperti will be dan will have been.

Sedangkan untuk past participle atau kata kerja bentuk ketiga (Verb 3) tersebut yang digunakan hanya berupa kata kerja transitive.

Alasannya seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya bahwa kalimat aktif hanya bisa dirubah menjadi kalimat pasif apabila kata kerja yang digunakan merupakan kata kerja transitif.

Rumus Passive Voice Pada Tenses

Rumus yang saya tulis diatas merupakan rumus umum saja, penggunaannya nanti bisa berubah sesuai dengan tenses yang Anda gunakan.

Namun, passive voice bisa digunakan hanya pada beberapa aturan tenses saja, artinya tidak semua bentuk tense bisa menerapkan passive voice karena makna nya yang akan menjadi rumit, tidak elegan dan tidak masuk akal.

Oleh karena itu, untuk lebih jelas mari kita lihat penjelasan selanjutnya.

Berikut ini penerapan pola passive voice pada beberapa aturan tenses yang saya sajikan melalui tabel.

Di dalam tabel ini disajikan pula Active Voice beserta kesesuaiannya dengan Passive Voice sehingga Anda lebih memudah melihat perbedaannya dan lebih mudah memahaminya.

NOTENSESACTIVEPASSIVE
1Present Tensehelps
Felicia helps Gloria.
S + am/is/are + V3…
is helped

(+) Gloria is helped by Felicia.
(-) Gloria is not helped by Felicia.
(?) Is Gloria helped by Felicia?
2Present Continuousis helping
Felicia is helping Gloria.
S + am/is/are + being +V3…
is being helped

(+)Gloria is being helped by Felicia
(-)Gloria is not being helped by Felicia.
(?) Is Gloria being helped by Felicia?
3Present Perfecthave/has helped
Felicia has helped Gloria.
S + have/has + been + V3
have/has been helped

Gloria has been helped by Felicia.
4Past Tensehelped
Felicia helped Gloria.
S + Was/were + V3…
was/were helped

Gloria was helped by Felicia.
5Past Continuouswas/were helping
Felicia was helping Gloria.
S + was/were + being + V3…
was/were being helped
Gloria was being helped by Felicia.
6Past Perfect Tensehad helped
Felicia had helped Gloria.
S + had been +V3…
had been helped

Gloria had been helped by Felicia.
7Future Tensewill help
Felicia will help Gloria.
S + will be + V3…by…
will be helped

Gloria will be helped by Felicia.

Dalam beberapa tenses diatas, passive voice untuk tenses future continuous dan future perfect memiliki makna yang kurang masuk akal dan tidak wajar sehingga lebih baik untuk dihindari walaupun rumus nya masih bisa kita gunakan.

Passive Voice pada Infinitive Phrase

Infinitive phrase merupakan jenis frasa yang diawali dengan sebuah infinitive (to + basic verb) yang kemudian diikuti oleh complement atau pelengkap.

Pelengkap ini bisa berupa object maupun modifier ataupun gabungan keduanya. Selain itu, infinitive phrase bisa digunakan sebagai subject, object maupun modifier.

Untuk lebih jelas mengenai materi infinitive phrase akan saya bahas kemudian.

Terkait dengan passive voice, infinitive phrase ini bisa ditransformasikan pula ke dalam passive voice.

Rumus bentuk pasif pada infinitive phrase adalah sebagai berikut

“(to) be + past participle”

Dan contoh kalimat nya

SubjectTo be known by all people is great pleasure.
ObjectAll the women need to be loved.
ModifierHe is the one to be trusted for a long time.

Passive Voice pada Gerund

Gerund pun tidak hanya berupa bentuk aktif akan tetapi juga bisa berbentuk pasif. Dan fungsi gerund ini bisa berfungsi sebagai object, subject maupun object of preposition pada sebuah kalimat.

Untuk memahami gerund, Anda bisa membaca artikel saya sebelumnya mengenai materi gerund lengkap, mulai dari pengertian, fungsi, jenis, rumus sampai contoh kalimat.

Dan untuk passive voice pada gerund ini memiliki rumus umum sebagai berikut

“being + past participle”

Contoh kalimatnya

Being approved by government is the most important thing for some colleges. Di akui oleh pemerintah merupakan hal yang penting untuk beberapa perguruan tinggi. (Subject)

She loves being taken to the cinema. Dia senang dibawa ke bioskop. (Object)

He thanks me for being helped. Dia berterima kasih pada saya untuk ditolong. (Object of preposition)

Passive Voice dengan Get

To be (is, am, are) bisa digantikan oleh kata get dalam kalimat pasif. Dan biasanya passive voice dengan get hanya digunakan untuk percakapan yang bersifat informal.

Selain itu, penggunaan get pada passive voice ini harus disesuaikan dengan tenses yang akan kita gunakan.

Untuk lebih jelasnya, saya sajikan rumus beserta contoh kalimatnya pada tabel dibawah ini serta penyesuaiannya dengan tenses yang ada.

TensesRumus Passive VoiceContoh Passive Voice
Simple Presentget/gets + past participleget painted
Present Continuousam/is/are getting + past participleis getting painted
Present Perfecthas/have gotten + past participlehas gotten painted
Simple Pastgot + past participlegot painted
Past Continuouswas/were getting + past participlewas getting painted
Past Perfecthad gotten + past participlehad gotten painted
Simple Futurewill get + past participlewill get painted
Future Continuousam/is/are going to get + past participleis going to get painted

Penggunaan Passive Voice

Lalu kapan kita bisa menggunakan passive voice ini?

Pada umumnya kalimat pasif ini digunakan pada 4 kondisi sebagai berikut

Active VoicePassive Voice
Ketika pelaku aksi (doer of action) tidak diketahuicoolspan
Someone took your shoes last night.Your shoes was taken last night.
Somebody has used the laptop without permission.The laptop has been used without permission.
Ketika pelaku aksi (doer of action) tidak penting untuk diketahui atau disebutkan (hal ini dikarenakan misalnya pelaku aksi sudah jelas, bisa ditebak, maupun merujuk pada semua orang secara umum)
You can see the text on the board.The text can be seen on the board.
They always do the exercise regularly.The exercise is always done regularly.
The teacher asked the students to make a video.The students are asked to make a video.
Ketika ingin memberikan penekanan terhadap objek kalimat
Apple launched the new phone series in 2018.The new phone series were launched by Apple in 2018.
Ketika ingin memberikan variasi pada sebuah tulisan (misalnya karena pelaku aksi sudah disebutkan pada kalimat sebelumnya)
Mr. Tom cought Ahmad cheating on the test. He gave Ahmad punishment immediately.Mr. Tom cought Ahmad cheating on the test. Ahmad was given punishment immediately.

Contoh Kalimat Passive Voice

Nah setelah kita membahas bagaimana penggunaan passive voice dalam berbagai kondisi, selanjutnya saya akan memberikan beberapa contoh kalimat yang mungkin bisa bermanfaat dan pemahaman lebih jauh bagi Anda.

Simak beberapa contoh kalimat Passive Voice berikut ini.

Active VoicePassive Voice
Anita took the book in the library yesterday.The book was taken by Anita in the library yesterday.
Rini and Rina are buying some new dresses in the store.Some new dresses are being bought by Rini and Rina in the store.
Mother would bring cakes to my school to celebrate my birthday party.The cakes would be brought by mother to my school to celebrate my birthday party.
Mr. Black has painted his room.His room has been painted.
Andika shall throw his bad shoes to the river.His bad shoes shall be threw to the river.
The children watch the horror movie in the cinema.The horror movie is watched by the children in the cinema.
Is Mrs.Nina sewing the cloth in her bedroom?Is the cloth being sewn by Mrs. Nina in her bedroom?
Mr. Green types some inportant documents in his office.Some important documents is typed by Mr. Green in his office.
The headmaster was attending the meeting on Monday.The meeting was being attended by the headmaster on Monday.
Mrs.Teni and Mr.Regi were trying a new car on the road.A new car was being tried by them on the road.

Kesimpulan

Passive voice atau kalimat pasif merupakan kalimat dimana pelaku aksi menerima tindakan bukan melakukan tindakan.

Secara umum bentuk pasif ini memiliki rumus “auxiliary verbs + past participle” dengan catatan penggunaannya menyesuaikan pada beberapa aturan tenses.

Namun, tidak semua aturan tenses yang bisa kita gunakan karena ada beberapa tenses yang jika gunakan bentuk pasif menjadi tidak masuk akal dan tidak wajar.

Selain itu, kalimat aktif yang bisa dirubah menjadi kalimat pasif haruslah kalimat yang memiliki kata kerja transitif, bukan intransitif, hal ini karena transitive verbs bisa berhadapan dengan object langsung.

Akan tetapi, tidak semua kata kerja transitif bisa digunakan, ada pengecualian untuk beberapa kata kerja seperti kata kerja have, mean, look like, become, dan lack.

Beberapa transitive verbs tersebut tidak bisa digunakan pada bentuk pasif karena memiliki makna yang tidak wajar.

Passive voice bisa pula kita gunakan pada infinitive phrase, gerund bahkan bisa menggunakan kata get.

Dan hanya pada 4 kondisi biasanya passive voice bisa digunakan misalnya ketika pelaku aksi tidak diketahui, ketika pelaku aksi tidak penting untuk disebutkan, ketika ingin memberikan penekanan terhadap objek kalimat, dan ketika ingin memberikan variasi pada sebuah tulisan.

Nah semoga pemaparan yang saya berikan pada artikel ini mengenai passive voice dari mulai pengertian, rumus, penggunaan dan contoh kalimat bisa memberikan pemahaman kepada Anda.

Jangan lupa untuk memberikan like dan share artikel ini ya.

(Visited 129 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar
Hai.. Saya Dindin Hendra. Saya adalah seorang Suami, Ayah, Guru Bahasa Inggris dan juga Blogger. Semoga semua informasi yang saya tulis bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat Membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *