Sakit Maag - Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatan
(Ilustrasi Sakit Maag, Sumber Foto: pixabay*com)

Sakit Maag – Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Diposting pada

Kesehatan – Sakit maag merupakan sebuah penyakit dimana hampir semua orang pernah merasakannya. Dan bagi Anda yang sedang mencari bagaimana cara mengobati sakit maag, mungkin tulisan saya ini akan membantu.

Di artikel kali ini, saya akan membahas tuntas mengenai sakit maag dari mulai apa itu penyakit maag, jenis-jenis atau tingkatan sakit maag, penyebab, gejala sampai cara pengobatan yang efektif.

Saya sangat antusias untuk membahas topik ini karena jujur saja saya pun merupakan seorang penderita penyakit maag.

Saya memiliki penyakit maag ini sejak saya kecil, tepatnya sejak saya duduk di bangku sekolah dasar.

Rasanya sangat tersiksa ketika maag ini kambuh.

Makan jadi tidak enak, serba salah, bahkan saya jadi tidak bisa mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang merupakan kesukaan saya.

Dengan kondisi ini saya menjadi banyak membaca berbagai informasi mengenai maag dan bagaimana cara mengobatinya baik dengan cara medis maupun cara tradisional.

Boleh dikatakan saya sudah mencoba berbagai macam pengobatan namun jika kita salah makan sedikit saja maka maag ini bisa kambuh kapan saja.

Oleh karena itu, saya tulis berbagai macam informasi yang saya tahu mengenai sakit maag di artikel ini.

Harapan saya cuma satu, semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari informasi mengenai penyakit maag.

Pembahasan kita akan cukup panjang, Anda bisa menggunakan daftar isi yang sudah saya sisipkan.

Apa itu Sakit Maag?

Sakit Maag - Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatan
(Ilustrasi Sakit Maag, Sumber Foto: pixabay*com)

Maag atau Sakit Maag merupakan istilah yang sering diasosiasikan dengan perasaan nyeri pada lambung, usus halus atau bahkan kerongkongan sebagai dampak dari kondisi tertentu.

Sebutan medis lainnya untuk penyakit maag ini adalah dispepsia.

Jika sedang kambuh, maka Anda akan merasakan perasaan perih, nyeri bahkan kembung pada daerah sekitar perut.

Hal ini terjadi akibat lambung memproduksi terlalu banyak asam lambung sehingga menyebabkan dinding lambung terluka.

Jika sudah parah, rasa sakit bisa menjalar pada bagian punggung dan membuat nafas kita serasa terbatas atau pengap.

Untuk pertolongan pertama, kita bisa meminum obat maag yang sudah banyak dijual di apotek-apotek.
Akan tetapi, Anda perlu mewaspadai atau jangan pernah menganggap remeh sakit maag karena ada beberapa kasus orang meninggal yang disebabkan oleh penyakit lambung ini.

Ya, pada tingkatan yang paling parah ternyata penyakit maag bisa membuat penderita nya meninggal dunia.

Agar Anda lebih waspada lagi, Anda perlu mengetahui jenis-jenis penyakit maag.

Jenis-jenis Penyakit Maag

Maag ternyata memiliki jenis tersendiri.

Masing-masing jenis penyakit maag tersebut memiliki penyebab dan pengobatan yang berbeda pula nantinya.

Dengan memahami jenis-jenis penyakit maag ini diharapkan Anda bisa memahami posisi Anda sebagai penderita maag itu berada dimana.

Sehingga Anda bisa menentukan bentuk pencegahan atau pengobatan yang bisa Anda lakukan.

2 Jenis Penyakit Maag Secara Garis Besar

Dari informasi yang saya baca, secara garis besar, penyakit maag dibedakan menjadi dua jenis.

1. Gastritis Akut

Jenis yang pertama adalah penyakit maag akut atau istilah medisnya dikenal dengan gastritis akut.

Penyakit maag akut merupakan peradangan atau inflamasi akut pada lambung dimana hal ini terjadi sebagai akibat reaksi tubuh terhadap mikroorganisme atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

Reaksi tersebut menyebabkan gangguan fungsi salah satu organ tubuh yang ditandai dengan nyeri, panas dan bengkak.

Bahkan penyakit maag akut ini bisa terjadi tanpa diketahui penyebabnya dan bisa terjadi begitu saja.

Mungkin hal ini juga mengapa disebut sebagai penyakit maag akut yang bisa terjadi secara tiba-tiba atau mendadak.

2. Gastritis Kronis

Jenis penyakit maag yang kedua adalah gastritis kronis atau penyakit maag kronis.

Kronis merupakan suatu kondisi dimana penyakit tersebut diderita secara menahun. Dengan kata lain, status penyakit tersebut telah diderita dengan jangka waktu yang cukup lama.

Jadi, penyakit maag kronis ini merupakan sakit maag yang sudah lama diderita oleh penderita nya dengan membutuhkan pengobatan yang cukup lama pula.

Gastritis kronis ini pun mungkin bisa mengalami infalamasi atau peradangan, tetapi kebanyakan kasus penyakit maag kronis ini bisa kambuh karena sebab tertentu.

4 Jenis Penyakit Maag Berdasarkan Tingkat Keparahannya

Selain itu, penyakit maag pun bisa dibedakan dengan tingkat keparahannya. Dari yang mulai hanya perih di lambung sampai yang sudah sangat parah yaitu menjadi sebuah kanker.

Setidaknya ada 4 jenis penyakit maag jika dilihat dari tingkat keparahannya.

1. Maag Ringan

Maag ringan ini merupakan maag yang mungkin sudah dirasakan oleh kebanyakan orang. Maag ringan ini bisa kambuh karena akibat produksi asam lambung berlebih.

Dan orang akan merasakan perih pada dindin lambung sebagai akibat asam lambung berlebih tersebut.

2. Maag Sedang

Pada tahap ini, seorang penderita penyakit maag sedang akan merasakan rasa nyeri di daerah perut atau lambung nya, sakit dan bahkan merasakan mual yang luar biasa menyakitkan.

Jika si penderita merasa tidak kuat, maka muntah pun tidak bisa dihindarkan lagi.

3. Maag Kronis

Maag kronis ini bisa kambuh dengan intensitas yang cukup tinggi dan cukup lama.

Bahkan maag kronis ini bisa membuat Anda bosan dengan obat maag yang harus selalu Anda konsumsi setiap saat.

4. Kanker Lambung

Ini adalah tingkatan penyakit maag yang paling parah dimana rasa sakit tersebut disebabkan oleh sebuah mikroorganisme yang masuk ke dalam lambung.

Mikroorganisme inilah yang akhirnya menyebabkan kanker lambung.

Sudah bisa Anda bayangkan, tentu saja, rasa sakitnya akan melebihi rasa sakit pada sakit maag biasa.

Mirkoorganisme ini disebut Helycobacter Pylori.

Melihat jenis-jenis penyakit maag diatas, apakah Anda sudah bisa menentukan termasuk jenis maag yang mana Anda ini?

Lalu, sebenarnya apa sih penyebab sakit maag ini?

Penyebab Sakit Maag

Sebelum saya menguraikan beberapa penyebab penyakit maag ini, saya memiliki pengalaman dimana pada umumnya maag saya akan kambuh akibat kurang teraturnya jadwal makan dan mengkonsumsi makanan tertentu.

Namun ternyata tidak hanya itu, setelah saya baca, ada beberapa penyebab sakit maag.

Beberapa penyebab tersebut saya tuliskan berikut ini.

  • Makan secara tidak teratur
  • Telat makan
  • Makan dengan porsi yang cukup banyak
  • Makan terlalu cepat
  • Mengkonsumsi makanan yang bisa merusak lambung seperti makanan berminyak, dan makanan pedas
  • Mengkonsumsi kafein, soda dan atau minuman beralkohol
  • Mengkonsumsi cokelat terlalu banyak apalagi dark chocolate
  • Tukak lambung atau luka pada lapisan dalam lambung
  • Infeksi bakteri Helicobacter Pylori
  • Penyakit refluks gastroesofagus (sebuah penyakit yang menyebabkan pergerakan balik asam lambung ke kerongkongan)
  • Efek samping dari mengkonsumsi obat anti-inflamasi nonsteroid contohnya ibuprofen dan aspirin atau obat-obat jenis nitrat
  • Memiliki gaya hidup yang kurang sehat seperti tidur tidak teratur dan merokok.
  • Obesitas atau kegemukan
  • Masalah psikologi seperti rasa cemas, stres dan terlalu banyak pikiran
  • Konstipasi
  • Komplikasi beberapa penyakit

Untuk komplikasi beberapa penyakit, ada beberapa penyakit yang bisa memicu kambuhnya penyakit maag kita.

Beberapa penyakit tersebut adalah penyakit batu empedu, penyakit celiac, penyakit hernia hiatus (bagian lambung menonjol ke dalam diafragma), radang pankreas (pankreatitis), penyakit iskemia usus (berkurangnya aliran darah di usus), penyumbatan usus, dan kanker lambung.

Akan tetapi, pada umumnya, sakit maag bisa kambuh karena asupan makanan yang salah dan gaya hidup yang tidak sehat disamping perasaan stres yang dialami.

Gejala Penyakit Maag

Selain mengetahui hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan sakit maag, Anda juga harus mengetahui gejala apa saja yang timbul saat sakit maag menyerang.

Pada umumnya, penderita penyakit maag akan merasakan perih di daerah perut atau lambung dengan rasa sedikit mual dan muntah.

Akan tetapi, gejala yang timbul pada setiap penderita mungkin akan sedikit berbeda tergantung dari jenis penyakit lambung yang dialami serta berapa lama dia menderita sakit maag.

Berikut ini adalah gejala-gejala yang sering timbul akibat penyakit maag yang sering dirasakan oleh penderita.

  • Sering merasa lapar
  • Seringkali bersendawa
  • Perut terasa kembung
  • Merasa mual dan ingin muntah
  • Terasa nyeri dan perih pada daerah perut dan bagian dada
  • Refluks yaitu merasa makanan atau sesuatu kembali dari lambung ke kerongkongan
  • Nyeri ulu hati atau panas pada bagian tengah dada
  • Jika sudah terlampau cukup parah, punggung akan ikut terasa nyeri dan nafas serasa berat

Selain gejala-gejala tersebut, gejala akan timbul lebih parah lagi jika si penderita mengalami stres.

Stres bisa meningkatkan produksi asam lambung.

Jika stres tidak bisa dihilangkan, maka asam lambung akan terus meningkat dan penderita akan lebih mudah untuk muntah-muntah.

Muntah pada penderita penyakit maag tidak boleh dianggap sepele.

Hal tersebut bisa membuat penderita semakin lemas karena kekurangan zat cairan di dalam tubuh apabila intensitas nya sangat tinggi sehingga memerlukan tindakan penanganan.

Pengobatan Penyakit Maag

Berbahagialah mereka yang belum memiliki penyakit maag ini, karena perlu Anda ketahui bahwa penyakit maag merupakan suatu penyakit yang cukup bandel.

Jika seseorang sudah menjadi penderita sakit maag, maka maag akan sulit disembuhkan secara total.

Itu artinya maag bisa kambuh kapan saja jika si penderita tidak bisa menjaga hal-hal yang bisa memicu atau menyebabkan sakit maag tersebut.

Misalnya penderita telat makan, makan terlalu banyak, makan makanan pemicu maag, dan memiliki gaya hidup yang tidak sehat.

Mengkonsumsi obat maag hanya bisa meredakan saja bukan menyembuhkannya.

Jadi, dalam mengobati penyakit maag, pencegahan merupakan kunci utama jika Anda tidak ingin sakit maag kambuh secara terus menerus.

Berbicara obat-obatan untuk penyakit maag, biasanya dikonsumsi dua jam sebelum makan dan atau dua jam setelah makan.

Mengkonsumsi obat dengan cara demikian tentu saja memiliki tujuan tertentu.

Obat yang dikonsumsi sebelum makan memiliki tujuan untuk menetralisir asam lambung yang sudah menumpuk.

Rasa perih yang timbul itu karena lambung sudah memiliki luka-luka kecil lalu terkena oleh cairan asam tersebut.

Sedangkan, jika mengkonsumsi obat maag dua jam setelah makan memiliki tujuan lain yaitu melindungi dinding lambung dari asam yang diproduksi secara terus menerus.

Bagi penderita sakit maag dengan intensitas kambuh yang cukup tinggi, mengkonsumsi obat-obatan meruapakan suatu pilihan utama.

Adapun beberapa obat-obatan medis yang biasanya digunakan dan sering diresepkan oleh dokter adalah sebagai berikut:

  • Antasida. Obat ini merupakan obat yang bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter. Antasida merupakan obat yang bisa menetralisir asam lambung sekaligus menghilangkan rasa nyeri pada lambung.
  • Ranitidin dan Simetidin. Kedua obat ini merupakan obat yang biasanya diresepkan dokter bersama antasida. Obat ini bertujuan untuk mengobati tukak lambung dan dispepsia. Cara kerja nya hampir sama dengan antasida yaitu mengurangi produksi asam berlebih.
  • Pankreatin. Ini merupakan obat yang bisa membantu memperlancar pencernaan lemak, karbohidrat, protein sekaligus mengatasi gangguan pencernaan lainnya seperti mual, perut kembung dan sering mengeluarkan gas.
  • Prokinetik. Obat yang digunakan untuk memperlancar proses pencernaan makanan.
  • Obat Penghambat Pompa Proton. Obat ini bisa menghentikan proses produksi asam lambung. Selain itu, obat ini bisa menghambat infeksi bakteri helicobacter pylori. Biasanya diresepkan bagi penderita yang mengalami rasa panas dan nyeri di bagian tengah dada.
  • Alginat. Obat ini diresepkan khusus bagi kasus penderita sakit maag akibat refluks asam lambung.
  • Antibiotik. Jika sakit maag disebabkan oleh infeksi bakteri helicobacter pylori, maka dokter akan meresepkan obat ini.
  • Antidepresan. Untuk mengurangi gejala nyeri saat sakit maag menyerang, dokter bisa memberikan resep obat tersebut.

Selain obat-obatan diatas, ada hal lain yang sangat perlu dilakukan untuk mengobati penyakit maag ini.

Anda bisa memulai dengan berhenti mengkonsumsi makanan dan minuman pemicu kambuhnya sakit maag.

Untuk makanan misalnya makanan yang terlalu asam, pedas, makanan bercuka, cabai atau merica bahkan coklat.

Makanan yang mengandung hal-hal tersebut bisa merusak dinding lambung Anda apalagi jika dikonsumsi secara berlebih.

Sedangkan untuk minuman sudah jelas, minuman-minuman seperti alkohol, soda, kopi, susu dan minuman asam lainnya tidak boleh Anda konsumsi sedikitpun.

Untuk makan, saya sangat menyarankan untuk sering makan dengan porsi yang kecil karena penderita sakit maag akan sering merasa lapar.

Ini lebih baik daripada sekali atau dua kali makan tetapi dengan porsi banyak. Hal ini hanya akan membuat dinding lambung semakin rusak.

Namun tetap Anda harus memperhatikan apa yang Anda makan. Jangan sampai makanan tersebut malah membuat lambung semakin parah dan menambah penyakit lainnya.

Selain itu, Anda harus bisa mengendalikan pemikiran Anda jangan sampai Anda terlewat stres.

Stres hanya akan meningkatkan produksi asam lambung.

Dan jangan salah, rasa cemas pun ternyata bisa membuat kambuh sakit maag dengan meningkatkan produksi asam lambung.

Cobalah untuk selalu berfikir positif terhadap semua masalah yang ada dan buat diri Anda untuk lebih tenang.

Itu akan membantu Anda dalam mencegah penyakit maag kambuh.

Intinya kenali penyebab kambuhnya sakit maag Anda lalu hindarilah hal tersebut.

Kesimpulan

Sakit maag merupakan sebuah kondisi yang sering di asosiasikan dengan nyeri pada lambung.

Penderita penyakit maag ini akan merasakan beberapa gejala baik yang ringan seperti nyeri dan perih pada lambung sampai yang cukup parah yaitu nyeri yang menjalar pada punggung.

Mengenai jenis penyakit maag ini, secara umum dibedakan menjadi dua yaitu gastritis akut dan gastritis kronis.

Akut bisa kambuh secara tiba-tiba tanpa sebab sedangkan kronis merupakan kondisi dimana sakit tersebut sudah dialami sejak lama dengan prose pengobatan yang sudah cukup lama pula.

Sedangkan jika dilihat dari tingkat keparahannya, sakit maag ini dibedakan menjadi 4 jenis yaitu maag ringan, maag sedang, maag kronis dan kanker lambung.

Sakit maag bukan merupakan penyakit yang bisa disepelekan karena pada tingkatan yang parah sakit maag bisa menimbulkan kematian.

Ada beberapa penyebab yang menimbulkan seseorang menderita sakit maag.

Penyebabnya bisa karena infeksi bakteri helicobacter pylori, pola makan yang tidak teratur, makanan serta minuman yang dikonsumsi serta gaya hidup yang tidak sehat.

Untuk pengobatan, penyakit maag bisa dibilang cukup bandel.

Hal ini karena sakit maag tidak bisa disembuhkan secara total. Artinya sakit maag bisa kambuh kapan saja jika penderita tidak bisa menjaga diri dari penyebab timbulnya sakit maag tersebut.

Untuk meredakan sakit maag, terutama bagi penderita yang intensitas kambuhnya cukup tinggi, mengkonsumi obat-obatan merupakan suatu pilihan.

Ada beberapa obat-obatan yang sering diresepkan oleh dokter seperti antasida.

Akan tetapi, yang paling utama adalah bentuk pencegahan.

Menjaga pola makan, gaya hidup serta pengendalian stres bisa Anda lakukan.

Pada intinya, Anda harus bisa mengenali terlebih dahulu penyebab yang sering membuat sakit maag Anda kambuh setelah itu hindari lah hal tersebut.

Jadi, pencegahan agar sakit maag tidak kambuh merupakan kunci utama dalam pengobatan penyakit maag.

Semoga apa yang saya tulis di artikel ini mengenai sakit maag dari mulai jenis, penyebab, gejala, sampai pengobatan bisa menambah ilmu pengetahuan Anda dan juga bermanfaat terutama bagi mereka penderita penyakit maag.

Jika Anda merasa artikel ini cukup membantu Anda, mohon untuk disebarkan melalui media sosial Anda.

(Visited 33 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar

Hai.. Saya Dindin Hendra. Saya adalah seorang Suami, Ayah, Guru Bahasa Inggris dan juga Blogger. Semoga semua informasi yang saya tulis bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat Membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *