Tips dan Rekomendasi Memilih Hosting Terbaik Untuk Pemula
(Web Hosting, Sumber Foto: creative-commons-images*com)

Tips dan Rekomendasi Memilih Hosting Terbaik Untuk Pemula

Diposting pada

Blogging (WordPress) – Bagi seorang pemula, memilih hosting untuk blog nya merupakan hal yang dilema. Terkadang mereka bingung hal apa saja yang harus dipertimbangkan.

Memilih hosting yang bagus merupakan hal yang penting jika Anda ingin serius di dunia blogging. Ibarat membeli sebuah rumah, banyak sekali hal yang harus Anda pikirkan.

Jangan sampai Anda tergiur dengan harga murah tetapi dengan penyedia layanan yang tidak jelas, Anda hanya akan dapat ketidakjelasan.

Ataupun sebaliknya, Anda tergiur dengan iming-iming kualitas yang terbaik, harga yang selangit tetapi kenyataanya hosting sering down atau banyak sekali error yang terjadi.

Hal ini juga seperti yang saya alami ketika pertama kali ingin membeli hosting untuk blog saya ini.

Sempat salah dalam memilih hosting mulai dari penyedia layanan yang memberikan harapan palsu sampai pernah membeli hosting yang sering down yang akhirnya pengunjung blog terjun bebas.

Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya.

Namun, setelah itu saya langsung melakukan riset dan mencari rekomendasi hosting terbaik untuk pemula.

Dan sekarang saya paham apa saja yang harus jadi pertimbangan.

Sebagai sorang blogger, saya tidak ingin Anda, terutama blogger pemula, terjerumus pada kesalahan yang saya lakukan dahulu.

Untuk itu, pada artikel ini saya ingin berbagi pengalaman mengenai tips bagaimana cara memilih hosting yang berkualitas sekaligus rekomendasi penyedia layanan yang tepat untuk pemula.

Yuk langsung saja kita bahas.

Tips Memilih Hosting Terbaik Untuk Pemula

Tips dan Rekomendasi Memilih Hosting Terbaik Untuk Pemula
(Web Hosting, Sumber Foto: creative-commons-images*com)

Setidaknya, disini saya tuliskan 11 poin dasar yang harus jadi pertimbangan Anda ketika memilih hosting.

1. Kapasitas dan Resource

Tips yang pertama adalah ketahui kapasitas dan resource untuk blog Anda.

Kapasitas dan resource dalam hal ini maksudnya adalah sumber daya web hosting sebagai tempat penyimpanan web atau blog kita nantinya.

Ketahui terlebih dahulu Anda ingin membuat situs seperti apa, apakah sebuah situs yang besar atau kecil, sebuah blog biasa atau sebuah toko online.

Tentu dua jenis situs tersebut membutuhkan kapasitas dan resource yang berbeda.

Resource tersebut meliputi beberapa hal yaitu:

– Disk Space

Disk space bisa diartikan sebagai ruang penyimpanan data-data situs Anda seperti gambar, konten tulisan dan lain-lain.

Inilah yang harus Anda pikirkan terlebih dahulu.

Jika Anda hanya ingin membuat satu situs saja dan fokus pada satu situs tersebut, carilah disk space yang sesuai.

Begitupun jika Anda ingin membuat situs lebih dari satu, pilihlah hosting yang memiliki disk space yang lebih luas.

Jika Anda menemukan penyedia hosting yang memberikan disk space unlimited atau unlimited storage, bisa jadi itu sebenarnya tidak benar-benar unlimited.

Selain itu, jenis media penyimpanan pun harus Anda perhatikan.

Ada HDD, SSD dan yang terbaru NVMe berupa cloud hosting.

Ketiga jenis tersebut tentu saja memiliki kualitas yang berbeda. HDD bisa dibilang standar, SSD bisa membaca data lebih cepat, dan NVME atau cloud hosting diklaim memiliki kinerja 8 kali lebih cepat daripada SSD.

Semua tergantung kebutuhan Anda, akan tetapi jika kita baru memulai disk space untuk 1 website dengan jenis minimal SSD sudah cukup bagi pemula.

Nanti ketika Anda sudah menghasilkan income dari blog Anda, Anda bisa upgrade.

– Random Access Memory

Nah jika tadi disk space adalah rumah bagi data-data situs Anda, maka RAM merupakan tempat penyimpanan sementara dari file-file situs Anda.

Semakin besar RAM sebuah hosting maka semakin cepat pula situs Anda bisa diakses.

– Bandwidth

Apa itu Bandwidth?

Bandwidth bisa diartikan sebagai jumlah data yang ditransfer atau di unduh oleh pengunjung dan Anda sendiri.

Misalnya, Anda mendapatkan sebuah penyedia layanan yang memberikan bandwidth 1GB per bulan nya.

Maka hitung-hitungnya seperti ini.

Jika Anda memiliki sebuah halaman situs dengan ukuran 20kb, kemudian Anda memiliki minimal 50 pengunjung situs setiap hari.

Maka setiap harinya Bandwidth Anda akan berkurang 20kb X 50 pengunjung = 1000kb (1mb).

Sehingga Anda bisa mengitung sendiri berapa bandwidth yang akan Anda butuhkan.

Selain itu, pasti Anda akan menemukan penyedia layanan hosting yang menawarkan bandwidth unlimited atau unmetered.

Artinya berapapun jumlah pengunjung situ Anda, Anda tidak perlu memikirkan bandwidth tersebut.

– Entry Process (EP)

Entry Process adalah acuan seberapa banyak script yang ada pada website kita yang bisa diproses oleh hosting dalam satu satuan waktu.

Biasanya menggunakan satuan waktu millisecond.

Contoh misalnya sebuah web hosting menawarkan 100 EP, itu artinya dalam 1 millisecond, web hosting tersebut akan memproses script di situs kita sebanyak 100 script.

– Input / Output

Input dan Output adalah salah satu hal lainnya yang perlu Anda perhatikan karena bisa menentukan seberapa cepat upload dan download situs Anda ketika diakses.

2. Fitur Lain Yang Ditawarkan

Selain fitur yang telah saya sebutkan sebelumnya, ada beberapa fitur lain yang harus Anda perhatikan.

– Add-on Domain

Add-on domain adalah sebuah fitur hosting dimana Anda bisa menambahkan atau membuat situ lebih dari satu pada satu web hosting.

Banyak penyedia layanan yang menawarkan fitur add-on domain mulai dari 3 domain, 5 domain bahkan sampai unlimited add-on domain.

Akan tetapi jika Anda baru memulia sebuah karir blog Anda dan Anda ingin fokus terhadap satu situs saja, maka Anda cukup memilih hosting yang memberikan fitur add-on domain yang minim.

Namun, jika Anda ingin membangun lebih dari satu blog maka pilihlah web hosting yang menawarkan add-on doman lebih.

– Subdomain

Selain Add-on domain, penyedia layanan hosting pasti menawarkan fitur subdomain dimana Anda bisa membuat subdomain dari domain utama Anda.

Belum paham dengan subdomain? Perhatikan

Domain itu misalnya domaingue.com, dan subdomain itu berita.domaingue.com.

Jadi, jika blog utama Anda bertopik blogging dan Anda ingin membuat blog lagi dengan tema berita maka Anda bisa membuat blog lagi denga subdomain tersebut.

– Aplikasi Installer Website (Softaculous)

Jika Anda seorang yang paham sekali dengan dunia database dan pemrograman, maka aplikasi ini tidak terlalu penting dalam membuat sebuah situs karena Anda bisa mengatur sendiri.

Namun, apabila Anda seorang pemula, softaculous ini merupakan hal yang sangat penting karena bisa membantu Anda dalam membuat situs menjadi lebih mudah dan praktis.

Softaculous merupakan sebuah software atau perangkat lunak yang bisa membantu Anda menginstall berbagai macam CMS (Content Management System) seperti WordPress, Drupal, Joomla dan masih banyak yang lainnya.

Sebenarnya, Anda sekarang tidak perlu khawatir lagi karena semua layanan web hosting baik di dalam maupun luar negeri menyediakan fitur ini.

– Gratis Domain

Jika Anda ingin lebih efektif dalam biaya pembuatan situs, maka mungkin Anda harus mencari layanan hosting yang memberikan gratis domain sehingga Anda tidak perlu lagi mengeluarkan biara domain setiap tahunnya.

Dan ini sangat cocok untuk pemula yang memiliki budget terbatas.

Ada beberapa penyedia layanan hosting yang memberikan domain gratis ini seperti niagahoster.

– Jumlah Akun Email

Akun email ini menurut saya tidak kalah penting nya karena dengan akun email custom akan membuat situs kita lebih profesional.

Akun email custom contohnya admin@bloggue.com.

Ini lebih baik daripada anda memakai akun email dari google atau yahoo misalnya.

Dengan memiliki akun email sendiri maka reputasi dan kepercayaan orang lain terhadap situs Anda akan lebih meningkat.

Dan banyak penyedia layanan yang memberikan akun email yang limited ataupun unlimited.

– Gratis SSL

Apa itu SSL?

Mungkin bagi Anda blogger pemula, istilah SSL terdengar asing. Tapi bagi mereka yang serius di dunia blogging pasti memahami betapa pentingnya sebuah situs menggunakan SSL.

SSL adalah singkatan dari Secure Socket Layer.

Fungsi dari SSL ini pada intinya bisa membuat situs Anda aman dari data-data situs yang mudah dicuri oleh para hacker.

Apalagi sekarang Google mewajibkan semua situs menggunakan SSL untuk menjaga keamanan data situs dan pengunjung.

Selain itu, Google juga akan lebih memperhatikan situs kita, dalam arti lain SEO dan peringkat kita akan lebih meningkat.

Anda bisa melihat situs yang menggunakan SSL dan yang tidak jika dilihat dari url situs tersebut.

HTTP merupakan ciri situs yang tidak menggunakan SSL sedangkan HTTPS adalah ciri situs yang menggunakan SSL dengan gambar gembok berwarna hijau.

Jika dibahas disini mungkin akan panjang. Jadi, pembahasan lebih lengkap mengenai SSL akan saya tulis pada artikel lainnya.

Namun, intinya, jika Anda ingin membeli hosting, pastikan penyedia tersebut menawarkan fitur SSL ini.

Biasanya jika sebuah situs penyedia layanan yang menawarkan SSL secara gratis, SSL tersebut berupa SSL dari Let’s Encrypt dimana SSL tersebut memang diinstal secara gratis di hosting kita.

Namun jika Anda ingin membeli SSL terpisah Anda bisa mencari nya di internet dengan harga per tahun.

Dan salah satu rekomendasi saya untuk membeli SSL dengan harga yang cukup murah adalah di SSLS.com, sebuah situs anak perusahaan dari Namecheap.com.

Silahkan Anda check sendiri.

Tapi jika ada yang gratis kenapa harus beli, ya gak?

– CPanel

Meskipun sekarang hampir tidak ada penyedia layanan yang tidak menyertakan CPanel pada paket hosting mereka.

Namun jika Anda menemukan tidak adanya CPanel pada hosting yang ditawarkan sebaiknya Anda berpikir dua kali membeli hosting dari situs tersebut.

Karena CPanel merupakan hal yang sangat penting untuk mengatur semua hal dari mulai menginstal situs, back up data, dan lainnya.

Jadi, pastikan paket hosting yang ditawarkan memiliki CPanel sebagai fitur utama.

3. Lokasi Server

Kecepatan sebuah situs ketika diakses merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu pastikan Anda memilih lokasi server yang sesuai.

Kenapa sesuai? Karena harus disesuaikan dengan target pengunjung Anda.

Misalnya Anda akan membuat sebuah blog dengan target pembaca dalam negeri, maka sebaiknya Anda memilih lokasi server lokal yaitu Indonesia atau minimal lokasi server Singapura.

Dengan demikian, route situs Anda ketika di akses tidak akan terlalu jauh dan dampaknya situs akan lebih cepat diakses oleh pembaca.

Sebaliknya, jika Anda membuat situs dengan target luar negeri, Amerika Serikat misalnya, maka sebaiknya Anda memilih lokasi server US.

Sebenarnya sah-sah saja Anda memilih lokasi server dimanapun, akan tetapi Anda harus ketahui bahwa kecepatan situs merupakan bagian dari SEO (Search Engine Optimisation).

Banyak ko penyedia layanan yang menawarkan lokasi server berbeda-beda, tinggal Anda pilih saja sesuai kebutuhan.

4. Uptime Server

Setangguh apapun hosting yang ditawarkan, pasti ada waktu untuk down (tidak bisa diakses). Dan seberapa cepat hosting tersebut pulih dari down tersebut merupakan istilah yang kita namakan Uptime Server.

Uptime Server adalah kecepatan server dalam merespon pengunjung yang membuka situs Anda.

Anda tidak mau bukan ketika pengunjung Anda ingin membaca artikel Anda tetapi ketika diakses situs Anda sedang down.

Apalagi downnya terlalu lama, bisa-bisa pengunjung Anda pada kabur dan kapok.

Selain itu, peringkat Anda di mesin pencari menjadi turun.

Pastikan Anda memilih waktu uptime server diatas 99%, dengan demikian hosting akan mengalami down dengan waktu yang relatif singkat.

5. Layanan BackUp dan Restore

Pahamilah bahwa tidak ada sistem yang benar-benar aman sekalipun penyedia layanan hosting tersebut mengklaim bahwa mereka memiliki sistem keamanan yang ketat dan sebagainya.

Yang perlu Anda perhatikan bukan sistem keamanan tersebut (meskipun penting juga), akan tetapi adalah layanan BackUp dan Restore data.

Tentu saja Anda tidak mau data-data situs Anda dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Karena hal itu bisa saja terjadi pada siapapun dan kapanpun.

Hasil kerja keras Anda selama ini hilang sia-sia karena seorang hacker yang mencuri data Anda terlebih lagi Anda tidak punya BackUp data.

Wah lengkap sudah penderitaan.

Oleh karena itu, pastikan juga bahwa mereka menyediakan layan BackUp dan Restore data.

6. Upgradable dan Downgradable

Maksud dari poin enam ini adalah pastikan hosting yang akan Anda pilih bisa ditingkatkan atau pun bisa diturunkan spesifikasinya.

Misalnya Anda sudah memiliki sebuah situs dimana data yang digunakan sudah hampir penuh, otomatis Anda harus meningkatkan spesifikasi penyimpanan data tersebut sehingga situs Anda tidak akan mengalami down.

Begitupun sebaliknya, jika situs Anda tidak membutuhkan spesifikasi hosting yang tinggi, maka sebaiknya Anda menurunkan spesifikasi nya sehingga Anda tidak akan membuang-buang uang.

7. Jumlah Pelanggan

Jumlah pelanggan disini merupakan hal selanjutnya yang wajib Anda pertimbangkan.

Mengapa tidak, karena dengan banyaknya jumlah pelanggan berarti tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diberikan sangat bagus.

Contohnya deh ketika Anda ingin makan di suatu rumah makan, ada dua rumah makan yang satu ramai dan yang satu lagi sepi, Anda pilih yang mana?

Tentu saja yang ramai bukan? Karena sudah pasti masakannya enak dan termasuk pelayanannya.

Itulah kenapa Anda harus memeriksa berapa jumlah pelanggan yang menggunakan paket hosting dari calon penyedia layanan hosting Anda.

8. Testimoni Pelanggan

Yang tidak kalah pentingnya yaitu membaca testimoni pelanggan.

Walaupun pasti mereka pajang testimoni pelanggan yang positif-positif saja, tapi tidak ada salahnya Anda membaca testimonis seberapa puas pelanggan yang telah menggunakan jasa mereka.\

Kalau tingkat kepuasan mereka sudah sangat tinggi termasuk kepercayaan mereka, maka sudah ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak menggunakan paket hosting mereka.

9. Layanan Dukungan Teknis

Setangguh atau sebaik apapun paket hosting yang kita beli pasti saja ada beberapa kendala yang muncul baik itu dari penggunaan kita sendiri atau memang hostingnya.

Dan ketika masalah itu muncul kita harus menghubungi mereka secepat mungkin untuk mengatasi masalah yang ada.

Seberapa cepat mereka meresepon terhadap keluhan kita itu menjadi tolak ukur apakah sebuah situs penyedia layanan layak atau tidak.

Kalau menurut saya inilah yang sangat penting, terutama bagi pemula seperti Anda yang mungkin belum paham betul permasalahan hosting.

Jadi jika saya sarankan, pilihlah situs yang menawarkan layanan dukungan teknis 24/7 artinya 24 jam sehari 7 hari dalam seminggu.

Dalam arti lain mereka on terus dan siap membantu kita kapan saja jam berapa saja.

Dan kalau boleh saya sarankan carilah situs yang memiliki fitur layanan dukungan teknis langsung melalui chat daripada harus membuat tiket terlebih dahulu.

Walaupun ada situs yang memiliki repon cepat terhadap tiket yang kita buat.

10. Garansi

Ketika Anda sudah yakin dengan hosting yang Anda pilih dengan melihat dari kualitas dan layanan yang baik, akan tetapi tetap saya sarankan Anda untuk memastikan bahwa mereka memberikan garansi uang kembali.

Karena kita tidak tahu mungkin suatu saat hosting kita bermasalah dan masalah tersebut berakibat parah pada website kita.

Dengan adanya garansi Anda bisa mengklaim dan meminta uang kembali sehingga Anda tidak terlalu rugi.

Selain itu, dengan adanya garansi setidaknya rasa cemas Anda terhadap hosting yang Anda beli akan sedikit berkurang.

11. Harga

Nah, inilah yang mungkin hal terakhir yang harus Anda pikirkan ketika memilih hosting untuk blog atau website Anda.

Ya, harga yang bersahabat.

Khususnya pemula pasti mereka memiliki budget yang tidak terlalu tinggi.

Itupun yang saya pikirkan dalam memilih hosting, bagaimana kita mendapatkan hosting terbaik yang berkualitas tetapi dengan harga yang pantas.

Karena tidak sedikit pula situs-situs yang menawarkan harga yang tinggi tetapi sepesifikasinya tidak pantas dengan harga tersebut ditambah pula layanan dukungan teknis yang tidak memuaskan.

Lalu dimanakah kita bisa menemukan situs penyedia layanan yang menawarkan web hosting yang berkualitas tetapi dengan harga yang bersahabat?

Tenang saja, karena selanjutnya saya akan memberikan rekomendasi hosting terbaik yang sangat cocok untuk blogger pemula seperti Anda.

Review dan Rekomendasi Hosting Terbaik Untuk Pemula

Baiklah, jika Anda masih bingung dengan tips memilih hosting yang bagus yang saya berikan diatas, saya akan memberikan sedikit ulasan sebagai rekomendasi hosting yang cocok bagi pemula.

Baik itu hosting dalam negeri maupun hosting luar negeri.

Mudah-mudahan bisa membantu Anda dalam menentukan pilihan.

Hosting Terbaik Indonesia

Mari kita mulai dengan yang lokal terlebih dahulu.

1. Niagahoster

Yang pertama ada Niagahoster.

Situs ini cukup banyak mendapatkan reward mulai dari Top 50 StartUp Ranking, Solusi hosting untuk UKM, Top 10 Hosting Indonesia dengan Market Share terbesar dan juga rating 9 dari 10 berdasarkan review para pelanggannya.

Penghargaan dan rating tersebut menempatkan situs ini sebagai situs yang paling banyak direkomendasikan.

Dan mungkin untuk Anda, paket hosting mereka bisa Anda pilih.

Mereka menawarkan 4 paket hosting mulai dari paket bayi, pelajar, personal sampai bisnis dengan harga mulai dari Rp. 19.800,-/bulan.

Harga ini tentu saja cocok untuk Anda pemula yang memiliki budget pas dan ingin mencoba membangun sebuah situs sekaligus mempelajari tentang hosting.

Selain itu, mereka pun menawarkan fitur-fitur yang lengkap.

Mulai dari CPanel, SSL gratis, garansi, badnwidth, kapasitas, resource bahkan untuk paket hosting tertentu kita bisa mendapatkan domain gratis selamanya.

Kalau kita mau membeli domain pun menurut saya, harga domain .com di niagahoster merupakan harga yang masuk akal untuk sebuah domain.

Selain itu, lokasi server yang mereka tawarkan merupakan lokasi Indonesia IIX yang diklaim sebagai web hosting lokal yang cepat.

Pembayarnnya pun mudah, Anda bisa membayar menggunakan kartu kredit maupun transfer bank.

Jadi, bagi Anda blogger pemula yang ingin serius dalam karir blogging, tidak ada salahnya memilih Niagahoster sebagai rumah untuk situs Anda.

Anda bisa melihat paket hosting dan fitur secara lengkap di situs niagahoster.co.id.

2. Jagoan Hosting

Hosting lokal kedua yang menurut saya cukup baik untuk dicoba adalah Jagoan Hosting.

Berbeda dengan Niagahoster, jagoan hosting menawarkan paket hosting yaitu jenis NVMe (cloud hosting) dengan harga yang murah mulai dari Rp 5.000,-/bulan.

Harga ini sangat pas dikantong para blogger pemula.

Apalagi jika hosting yang ditawarkan adalah cloud hosting dimana hosting jenis ini memiliki kinerja yang lebih cepat dari web hosting konvensional.

Selain itu, fitur-fitur yang ditawarkan pun lengkap mulai dari domain .com gratis, SSL, garansi, lokasi server, dukungan teknis dan lain sebagainya.

Banyak pelanggan yang menggunakan layanan mereka, bahkan situs sekelas merdeka.com menjadi partner mereka.

Sedangkan untuk pembayaran, jagoan hosting memberikan kemudahan karena selain bank-bank konvenional, Anda pun bisa membayar tagihan hosting melalui indomaret.

Dengan fitur-fitur yang ditawarkan dengan harga yang cukup murah, nampaknya Jagoan hosting layak Anda coba.

Anda bisa melihat paket hosting yang mereka tawarkan langsung di jagoanhosting.com.

Hosting Terbaik Luar

Selanjutnya, giliran hosting terbaik luar negeri nih.

Untuk hosting dari luar memang bagi pemula pasti bingung di pembayaran. Namun jangan kelewat bingung, karena pada umumnya penyedia hosting luar menerima pembayaran melalui paypal.

Anda bisa membuat akun paypal secara gratis dan mengisi saldo nya kemudian lakukan pembayaran deh.

Tidak terlalu sulit ko.

Sekarang yuk kita bahas saja.

1. Namecheap

Web hosting provider yang pertama adalah namecheap.

Setelah saya berkali-kali pindah hosting, akhirnya saya menemukan penyedia hosting yang cocok bagi saya sebagai pemula.

Paket hosting yang mereka tawarkan dahulu adalah sekitar $10 untuk tahun pertama, sekarang setelah saya cek harganya berubah sekitar $2.88/bulan untuk paket stellar.

Harga ini pantas dengan teknologi SSD yang mereka tawarkan.

Fitur-fitur lain yang mereka tawarkan pun tidak kalah menarik seperti diskon yang diberikan untuk pembelian sertifikat SSL Comodo dimana sertifikat jenis ini termasuk sertifikat yang paling banyak digunakan dan aman tentunya.

Untuk lokasi mungkin hanya ada dua pilihan yaitu US dan UK. Namun untuk garansi dan uptime server, mereka juaranya.

Dan yang paling saya suka dari namecheap ini adalah dukungan teknisnya.

Mereka selalu on ketika kita ingin chat secara langsung dengan para teknisi kapanpun ketika kita memiliki masalah dengan hosting kita.

Sehingga apapun permasalahan kita, mereka pasti bantu dengan respon yang cepat dan memuaskan.

Ini mungkin yang menjadi unggulan mereka. Sehingga banyak sekali pelanggan yang menggunakan paket layanan web hosting mereka.

Dan kalau saya sarankan, namecheap bisa menjadi pertimbangan Anda.

Untuk melihat paket hosting yang mereka tawarkan secara lengkap, Anda bisa mellihatnya langsung di namecheap.com.

2. Stablehost

Dan Stablehost merupakan web hosting provider luar selanjutnya yang menjadi rekomendasi saya.

Paket hosting termurah mereka mulai dari $3.50/bulan untuk paket starter dengan lokasi server yang bermacam-macam, mulai dari singapura sampai US.

Mengenai fitur-fitur yang mereka tawarkan mungkin hampir sama dengan namecheap dan sudah tidak bisa diragukan lagi.

Akan tetapi, menurut saya, perbedaan antara stablehost dan namecheap terletak pada dukungan teknis yang mereka jalankan.

Jika Namecheap memiliki chat live, Stablehost tidak memiliki hal tersebut.

Jadi ketika kita memiliki permasalahan dengan hosting, kita harus membuat tiket terlebih dahulu kepada mereka.

Namun jangan khawatir karena support mereka sangat cepat.

Tidak lebih dari 5 menit kita sudah memiliki jawaban atas keluhan-keluahan dan permasalahan kita.

Cukup kompetitif memang persaingan mereka.

Tetapi keduanya sangat layak Anda coba dan pertimbangkan ketika Anda ingin memilih web hosting.

Satu lagi adalah mereka memiliki promo yang menarik untuk setiap paket hosting.

Suatu waktu mereka akan memberikan kupon 75% selamanya dimana kita bisa membeli paket hosting profesional yang sudah tidak diragukan lagi kestabilannya.

Anda bisa melihat paket hosting yang ditawarkan secara detil di stablehost.com.

Kesimpulan

Memilih web hosting memang bukan perkara mudah.

Bisa diibaratkan bahwa web hosting adalah nyawa dari situs Anda sehingga memilih hosting terbaik merupakan keharusan untuk kelangsungan karir blogging Anda.

Terutama jika Anda adalah seorang blogger pemula yang belum memiliki pengetahuan cukup luas mengenai web hosting yang bagus.

Hal-hal yang saya tulis diatas merupakan hal penting yang harus menjadi pertimbangan Anda ataupun patokan dasar dalam memilih hosting.

Mulai dari kapasitas, resource, fitur, layanan sampai dengan harga.

Selain itu, saya pun memberikan beberapa rekomendasi situs penyedia layanan web hosting baik dalam maupun luar negeri yang sudah sangat terkenal kehandalannya dengan variasi fitur yang ditawarkan.

Namun, semuanya kembali lagi kepada kebutuhan Anda sebagai blogger, web hosting manakah yang akan Anda pilih.

Baiklah, itu saja yang bisa saya bahas, mudah-mudahan tips dan rekomendasi memilih hosting terbaik ini bisa bermanfaat terutama bagi Anda blogger pemula.

(Visited 28 times, 1 visits today)
Gambar Gravatar
Hai.. Saya Dindin Hendra. Saya adalah seorang Suami, Ayah, Guru Bahasa Inggris dan juga Blogger. Semoga semua informasi yang saya tulis bisa bermanfaat untuk Anda. Selamat Membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.